Minggu, 25 September 22

Ini Doa yang Dibaca Rasulullah Saat Bepergian

Ini Doa yang Dibaca Rasulullah Saat Bepergian
* Ilustrasi berdoa saat pergi. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.comDuka kembali merundung dunia transportasi Indonesia. Pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang dengan nomor penerbangan JT-610 mengalami lost contact pada hari Senin, 29 Oktober 2018 tepat pukul 06.33 WIB. Pesawat yang baru saja melakukan lepas landas pada pukul 06.20 WIB itu dipastikan jatuh oleh Basarnas setelah sempat mengudara selama 13 menit.

Pesawat naas yang mengangkut 189 penumpang tersebut dipastikan jatuh di wilayah perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, setelah puing-puing pesawat ditemukan para petugas lepas pantai Pertamina.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Musibah ataupun keberuntungan memang sering datang di dalam kehidupan secara tiba-tiba tanpa disangka. Segala isi kehidupan manusia di masa depan memang merupakan rahasia Allah semata.

Kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air sesungguhnya merupakan ketetapan Allah. Selain itu sekaligus menjadi sebuah pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa ingat kepada Allah Swt. terutama saat bepergian untuk mendapatkan keselamatan sampai tujuan.

Rasulullah Saw. selalu menganjurkan umatnya untuk mengingat (berdzikir) Allah Swt. kapanpun dan di manapun. Salah satu upaya mengingat Allah Swt. adalah melalui doa yang dibacakan.

Saat hendak bepergian, umat Islam seyogiayanya mengikuti sunnah Rasulullah Saw. dengan membaca doa yang diajarkan beliau, yakni:

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

“Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga”.

Selain itu Rasulullah juga terbiasa bertakbir dan bertasbih sepanjang perjalanan yang mendaki ataupun yang menurun. Hal tersebut pun disebutkan dalam sebuah hadist berikut inni. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami bertakbir ketika melewati jalan yang naik, dan bertasbih ketika melewati jalan yang turun.” (HR. Al-Bukhari)

Dengan demikian, saat  menaiki tempat-tempat yang tinggi hendaknya umat Islam mengucapkan “Allahu Akbar”. Misalnya saat berpergian dengan pesawat dan pesawat tersebut sedang dalam kondisi take off maka bertakbirlah. Lalu saat menuruni tempat-tempat yang lebih rendah hendaknya umat Islam mengucapkan “Subhanallah”. Misalnya saat bepergian dengan pesawat dan pesawat tersebut sedang dalam posisi landing atau mendarat.

Di samping itu, Rasulullah Saw juga mengajarkan umat Islam agar menyebut nama Allah Swt saat kendaraan akan tergelincir. Kata-kata yang dianjurkan Rasulullah untuk diucapkan tersebut adalah “bismillah”. Usamah bin ‘Umair radhiyallahu ‘anhu pernah menceritakan, “Aku pernah dibonceng Rasulullah Saw lantas tunggangannya tergelincir, maka aku berkata, ‘tergelincirlah setan.’ Maka Nabi berkata, ‘Janganlah kamu katakan tergelincirlah setan. Jika kamu berkata demikian, dia (setan) akan membesar hingga sebesar rumah, dan berkata, ‘Dengan kekuatanku.’ Akan tetapi katakanlah, ‘bismillah’. Jika kamu berkata demikian, dia akan mengecil hingga sekecil lalat’.” (HR. Abu Dawud).

Wallahu A’lam bish Shawab. (Bal)

 

Baca juga:

Australia Instruksikan Warganya di Indonesia Tak Gunakan Pesawat Lion Air

Jokowi Akan Temui Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air

Insiden Jatuhnya Pesawat Lion, Megawati: Saya Ikut Prihatin

Sebelum Hilang, JT-610 Sempat Minta Kembali ke Bandara Asal

Ada 20 Pegawai Kemenkeu di Pesawat Lion Air yang Terjatuh

Pesawat Lion Air yang Jatuh Masuk dalam Kawasan Pertamina

Pesawat Lion Air yang Hilang Kontak Bawa 178 Penumpang

Pesawat Lion Air Diduga Jatuh di Kepulauan Seribu

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.