Kamis, 9 Februari 23

Ini Daerah Rawan Hate Speech Jelang Pilkada 2018

Ini Daerah Rawan Hate Speech Jelang Pilkada 2018
* Anggota Bawaslu Moch Afifuddin. (foto: Kapoy/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI mencatat masih ada kerawanan yang berpotensi terjadi Hate Speech (ujaran kebencian) di beberapa daerah menjelang Pilkada 2018.

“Papua, Maluku, Kalimantan, Sumatera Utara (Sumut), daerah provinsi yang kita anggap rawan,” kata anggota Bawaslu Moch Afifuddin dalam diskusi bertema “Sinergi Pengawasan dan Pemantauan Pilkada 2018” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Afif menjelaskan, daerah-daerah rawan tersebut sudah terbukti. Bahkan, beberapa penetapan daftar pemilih sementara di Papua harus tertunda.

“Kita melihat eskalasi isu SARA di Kalimantan Barat juga tinggi. Kasus pemalsuan ijazah di Sumut juga jadi perhatian,” katanya.

Bawaslu mencatat sebagian besar sudah mendekati fakta-fakta yang sudah dihadapi saat Pilkada. Upaya pencegahan pun juga sudah dilakukan.

“Yang sedang kita rencanakan sekarang ini dengan pelibatan mahasiswa, tokoh agama, warga-warga di perbatasaan,” tutur Afif.

Dalam pencegahan, Bawaslu juga melakukan MoU dengan banyak lembaga. Termasuk dengan Menkominfo. “Kami memayungi banyak kebijakan yang bisa kami lakukan. Misalnya jika ada ujaran kebencian yang disampaikan di media sosial,” ungkapnya.

Dalam index kerawanan pemilu, kata Afif, bagian yang termasuk kerawanan di proses pilkada, akan diturunkan menjadi pengawasan kampanye berjalan.

“Dia turun kita awasi, kemudian dalam pemilihan dia kita awasi kemudian ketika dia ditemukan membuat masalah maka kita berikan hukuman,” ujarnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.