Jumat, 9 Desember 22

Ini Bahan Peledak yang Dipakai Pelaku Bom Gereja Oikumene

Ini Bahan Peledak yang Dipakai Pelaku Bom Gereja Oikumene
* Kadiv Humas Mabes Polri irjen Boy Rafli Amar.

Jakarta, Obsessionnews.com – Residivis kasus terorisme dan juga pelaku pelempar bom, Juhanda alias Jo bin Muhammad Aceng Kurnia (32) berhasil melancarkan serangannya menggunakan bom molotov rakitan ke gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (13/11/2016).

Kadiv Humas Mabes Polri irjen Boy Rafli Amar mengungkapkan, bahan-bahan peledak yang digunakan oleh pelaku bisa didapat di pasaran.

“Bahan-bahan yang digunakan dalam merakit bom adalah pupuk, belerang, arang, cuka, alkohol 70 persen,” ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/11).

Boy menjelaskan, pelaku merakit bom tersebut di rumahnya, di belakang masjid tanpa nama di Jalan Cipto Mangunkusumo. “Dilakukan sendiri selama 3 hari,” katanya.

Setelah bom dirakit, lanjut Boy, pada hari Minggu (13/11)  yang bersangkutan mendatangi gereja Oikumene. “Kemudian melemparkan bom tersebut di halaman rumah ibadah,” jelasnya.

Akibat dari perbuatannya, empat balita mengalami luka bakar akibat ledakan bom molotov tersebut, satu di antaranya Intan Olivia Marbun berusia dua tahun, meninggal dunia Senin (14/11) akibat luka bakar yang diderita hampir di seluruh tubuhnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.