Rabu, 1 Desember 21

Ini 11 Jalur Rawan Mudik Lebaran 2016 di Jateng

Ini 11 Jalur Rawan Mudik Lebaran 2016 di Jateng

Semarang, Obsessionnews – Sejumlah lokasi jalan rawan macet mulai dipetakan oleh Pemerintah Jawa Tengah (Jateng) guna perencanaan arus mudik lebaran 2016 mendatang. Titik rawan tersebut tersebar di berbagai daerah, utamanya perbatasan Jawa Timur.

Setidaknya terdapat 11 simpul area rawan macet saat mudik lebaran nanti. Kebanyakan, potensi tersebut disebabkan kondisi jalan kecil atau rusak dan keberadaan pasar tumpah.

“Seperti pembangunan jalan yang belum jadi sepenuhnnya, banjir dan rob, hingga potensi beda tinggi (tanjakan) ini akan menyebabkan kemacetan,” kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Bambang Nugroho Kristadji, Senin, (13/6/2016).

11 titik rawan tersebut diantaranya di Purbalingga Klampok dan jalan sepanjang Kebumen-Cilacap potensi macet karena pekerjaan jalan belum rampun, kemudian wilayah Kabupaten Boyolali sampai Magelang-Jrakah, Salatiga-Kedungjati Ungaran, dan Kabupaten Blora juga disinyalir akan terjadi kemacetan lantaran masih ada perbaikan jembatan. Namun, semua pekerjaan jalan bakal dihentikan serentak saat H-10 lebaran nanti.

Dilanjutkan titik potensial macet oleh faktor alam berupa rob dan banjir. Wilayah yang termasuk dalam pemetaan adalah kawasan Kaligawe, Kota Semarang. Sedangkan jalan macet karena kondisi menanjak yakni jalur Kabupaten Kendal, jalur Parakan-Patean dan Weleri-Patean.

Di wilayah pantura seperti Kabupaten Pekalongan, kemacetan dimungkinkan terjadi di pergantian jembatan Sipait. Kabupaten Tegal, kemacetan diprediksi di penggantian jembatana Kali Pah. Dan kemacetan akibat pasar tumpah berada di Kabupaten Brebes, khisusnya di Pasar Losari hingga Pejagan.

Pihaknya mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengurai kemacetan, antara lain penyiapan jalur-jalur alternative meskipun tidak semua jalur tersebut memiliki ketersediaan rambu-rambu dan penerangan.

“Tidak semua jalur alternatif sudah mulus. Tapi setidaknya bisa memangkas kepadatan lalu lintas,” tandasnya. (ihy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.