Kamis, 18 Agustus 22

Inggried, Gadis Asal Gunung Kidul Tak Sangka Raih UNBK Tertinggi Se-DIY

Inggried, Gadis Asal Gunung Kidul Tak Sangka Raih UNBK Tertinggi Se-DIY
* Virdiana Inggried Marwanti (18) saat ditemui di Rumahnya Bandung, Playen, Gunungkidul Jumat (10/5/2019). (Foto: KOMPAS.com/ Markus Yuwono)

Yogyakarta, Obsessionnews.com – Orang tua yang memiliki anak seperti Virdiana Inggried Marwanti (18) pasti merasa bangga yang luar biasa. Bagaimana tidak, Inggried yang hidup dalam lingkungan kekuarga sederhana mampu menorehkan prestasi gemilang dengan mendapatkan nilai tertinggi UNBK tingkat SMK se-DIY.

Hasil UNBK tahun pelajaran 2019 ini, menunjukan bahwa nilai siswi jurusan Akuntasi SMKN 1 Wonosari ini sangat tinggi, yaitu 98 untuk Bahasa Indonesia, 96 untuk Bahasa Inggris, 97,50 untuk Matematika, dan 92,50 untuk Kompetensi Keahlian.

Inggried lantas menjadi buah bibir bagi orang-orang yang tinggal di sekitar rumahnya. Sebagian diantara mereka tak menyangka gadis yang tinggal di rumah sederhana di Dusun Bandung, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta itu merupakan salah satu siswi berprestasi.

“Tidak menyangka. Kemarin diberi tahu teman dan guru,” kata Inggried seperti dikutip dari situs Kompas.com, Jumat (10/5/2019).

Dia bercerita selama menempuh ujian tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Bahkan, dia tidak mengikuti bimbingan belajar seperti siswa lain. Inggried hanya mengikuti pelajaran tambahan di sekolah dan belajar dari buku persiapan UN yang dibagikan oleh sekolahnya.

“Pas ngerjain biasa saja. Malah enggak ada waktu ngoreksi ulang karena pas selesai waktunya sudah mepet,” ujarnya.

Ketertarikannya di bidang akuntasi sudah dimulai sejak dia lulus SMP 2 Playen. Di tahun pertama sekolah, dirinya telah menjuarai cerdas cermat akuntasi tingkat nasional dua tahun berturut-turut, yakni 2017 dan 2018. Setelah lulus ia ingin melanjutkan ke SMA 1 Wonosari. Namun, karena takut nilainya tidak mencukupi, ia mendaftar di SMK 1 Wonosari.

“Saya ingin bekerja di bidang keuangan, akuntan, ataupun perpajakan,” ucapnya.

Ia mengaku jarang keluar rumah untuk sekadar bermain. Ia lebih suka berada di rumah dan memanfaatkan waktunya untuk menambah pengalaman atau ilmu. Ia juga bercerita suka membaca serta mengikuti kegiatan keorganisasian, seperti OSIS dan organisasi gereja.

Putri kedua dari pasangan Markus Sukarno dan Valentina Purwanti itu kini sudah diterima di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Jurusan Akuntansi Murni. Ia masuk di kampus tersebut melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Meski orangtuanya bukan berasal dari akademisi, ia berusaha untuk mencapai prestasi. Ayah Inggried bekerja di sebuah bengkel di Bantul, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga yang sesekali bekerja sebagai buruh tani untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Valentina Purwanti, ibu dari Inggried, tidak menyangka jika putri keduanya mampu meraih prestasi tersebut. Valentina bercerita jika dia selalu memberikan motivasi kepada kedua anaknya untuk disiplin dalam belajar sejak mereka masih kecil.

“Dari kecil Inggried sudah bisa mengatur belajar,” ucapnya.

Ia hanya menekankan mengenai keagamaan dan meminta anak-anaknya pasrah serta terus mengingat Tuhan. Purwanti tak pernah menargetkan anak-anaknya untuk bekerja dalam bidang apa pun. Hanya dia berharap anaknya lebih baik dibandingkan pekerjaan orangtua saat ini.

“Cita-citanya enggak muluk-muluk. Anak-anaknya bisa berhasil dalam bidang apa pun. Jangan sampai susah seperti orangtuanya,” ujarnya seraya mengatakan putri pertamanya tersebut juga baru saja lolos CPNS.

Hasil UNBK memang belum diumumkan resmi, namun Kepala Sekolah SMKN 1 Wonosari Susiyanti mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Disdikpora DIY terkait prestasi tersebut. Untuk tingkat DIY, SMKN 1 Wonosari memiliki nilai rata-rata tertinggi, yakni 293,97.

“Tiga hari menjelang ujian kami melakukan fun game sehingga anak tidak tegang dalam menghadapi ujian,” ucapnya.

Menurutnya, untuk para siswa yang duduk di kelas XII selama tujuh bulan mengikuti penguatan materi. Hasilnya di luar prediksi. Selain Inggried mencapai nilai tertinggi, puluhan siswa SMKN 1 Wonosari memperoleh nilai 100 untuk beberapa mata pelajaran dalam UNBK.

“Untuk Inggried, anaknya memang cerdas dan disiplin tinggi,” ujarnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.