Rabu, 19 Juni 19

Indyruwani Asikin Natanegara Praktikkan Ilmu Logistik dan Aviation di Sarinah

Indyruwani Asikin Natanegara Praktikkan Ilmu Logistik dan Aviation di Sarinah
* Direktur Bisnis Perdagangan dan Properti PT Sarinah (Persero) Indyruwani Asikin Natanegara. (Foto: Fikar Azmy/Women’s Obsession)

Jakarta, Obsessionnews.com – Tidak sekadar adagium pendapat yang menyatakan, bahwa passion dan kerja keras adalah kunci dari segala capaian dalam berkarier. Adalah Indyruwani Asikin Natanegara, sosok Direktur Bisnis Perdagangan dan Properti PT Sarinah (Persero), yang membuktikan hal tersebut.

Kiprahnya bermula usai menempuh pendidikan di Webster University the Netherlands di Belanda, dia bekerja di perusahaan fashion retail MEXX International di Luxemburg. Saat kembali ke Indonesia, dia bergabung di Texmaco Group, kemudian bekerja di perusahaan multinasional DHL Express Indonesia selama sepuluh tahun. Dia juga pernah berkarier di perusahaan airlines PT CARDIGAIR, lalu sempat menduduki Direktur Teknologi dan Jasa Keuangan, serta memimpin Divisi Logistik PT Pos Indonesia.

Dua tahun berselang dia kembali ditugaskan menjabat salah satu direksi badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Sarinah (Persero).

“Di sinilah saya benar-benar mempraktikkan ilmu yang saya dapat selama ini di bidang yang saya mumpuni, yakni logistik dan aviation,” tutur perempuan yang biasa disapa Indy ini dalam perbincangan dengan Women’s Obsession di kantornya.

Dia mengungkapkan ke depannya, divisinya tidak hanya menjalankan penugasan, tetapi juga ingin mulai mengerjakan project komersial dan tentunya harus siap berkompetisi dengan swasta. Kemudian terus bersinergi dengan BUMN dan swasta lainnya.

Mengantisipasi ketatnya persaingan retail dengan adanya business online, Sarinah juga menghadirkan platform e-commerce dan trading house untuk mendukung produk-produk berkualitassiap dipasarkan lokal dan ekspor. Selain itu, tahun lalu kontribusi terbesar disumbang divisi perdagangan.

Indy mengungkapkan Sarinah tidak hanya memiliki department store, namun juga divisi perdaganga: ekspor, impor, dan distribusi. Banyak yang belum tahu, beberapa tahun terakhir Sarina menjadi eksportir untuk usaha kecil dan menengah (UKM).

“Peran Sarinah di sini adalah sebagai pembinaan dan pembiayaan,” jelasnya.

Syarat UKM yang ingin bergabung pun tak sulit, mereka akan diberikan panduan termasuk tentang pembayaran dengan surat kredit atau letter of credit (LC). Potensi ekspor Indonesia di berbagai industri sangat besar, seperti furniture, handicraft, garment, makanan dan komoditi. Tentunya sangat baik bila produk lokal bisa semakin mendunia.

“Sarinah bertanggung jawab untuk terus melahirkan UKM-UKM dengan produk-produk berkualitas,” tegasnya.

Goal-nya, lanjutnya, adalah menghasilkan eksportir baru dengan produk-produk mendunia. Selain dengan media, Sarinah juga melakukan promosi melalui klinik-klinik ekspor, trade expo, pameran atau event-event UKM bersinergi dengan beberapa kementerian. (Angie Diyya)

Artikel selengkapnya dapat dibaca di majalah cetak dan digital Women’s Obsession edisi April 2019.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.