Rabu, 1 Februari 23

Industri Tekstil Stagnan, Pemerintah Beri Perangsang

Industri Tekstil Stagnan, Pemerintah Beri Perangsang

Jakarta, Obsessionnews – Kini pelaku industri tekstil dan produk tekstil bisa tersenyum. Pasalnya, guna memacu nilai ekspor Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberi perangsang.

Nantinya, bahan baku produk tekstil mudah didapat dan akses pembiayaan dipermudah seperti amanat Undang-Undang nomor 3 tahun 2014. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Harjanto.

“Ketiga, membangun buffer stock untuk industri kapas dan kulit. Lalu yang keempat, melakukan koordinasi antar-kementerian dalam rangka promosi perdagangan dalam negeri,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Harjanto, di Jakarta, Selasa (26/5).

Selanjutnya, perangsang kelima sebagai upaya menggenjot nilai ekspor, Kemenperin membuka keran kerjasama (free trade agreement) dengan negara-negara yang mampu menyerap produk garmen dan alas kaki asal Indonesia. Langkah ini, dianggap sebagai solusi guna menyiasati kondisi kedua industri tersebut yang memang sedang stagnan.

Biar begitu, Harjanto mengatakan Kondisi stagnan ini bersifat sementara yang dialami industri tekstil dan produk tekstil, serta alas kaki yang orientasi penjualannya di pasar domestik.

“Sebaliknya, penjualan kedua industri tersebut yang berorientasi ekspor justru membaik dan menjadi penyeimbang,” kata Harjanto. (MBJ)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.