Jumat, 27 Mei 22

Indonesia – PEA Teken MoU Penanggulangan Perdagangan Orang

Indonesia – PEA Teken MoU Penanggulangan Perdagangan Orang

Jakarta, Obsessionnews – Pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab (PEA) sepakat mengikat kerjasama penanggulangan perdagangan orang dan perlindungan korban perdagangan orang. Kerjasama itu diwujudkan dalam MoU yang ditanda tangani Menlu kedua negara.

Menlu RI, Retno Marsudi menjelaskan MoU tersebut menyepakati kerja sama dalam penegakan hukum untuk mencegah perdagangan orang melalui deteksi dini, investigasi dan penuntutan.

“Selain itu, MoU juga menyepakati kerja sama dalam melakukan perlindungan, rehabilitasi dan bantuan termasuk repatriasi kepada korban perdagangan orang,” ujar Retno melalui siaran pers Tim Komunikasi Presiden, Senin (14/9/2015).

Menlu juga menjelaskan bahwa pada forum bisnis telah ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara PT. Pindad (Persero) dan Continental Aviation Services untuk kerja sama lisensi senapan SS2 dan pemasaran amunisi Pindad di wilayah Timur Tengah.

Di bidang ekonomi, Menlu menggarisbawahi bahwa PEA merupakan negara tujuan ekspor utama Indonesia di Timur Tengah. “Dengan nilai perdagangan mencapai USD 4,25 milyar di tahun 2014 dimana Indonesia menikmati surplus USD 748 juta,” ujar Retno.

Di bidang investasi, kata dia, PEA memiliki potensi sovereign wealth funds yang cukup besar. PEA merupakan salah satu investor besar dari Timur Tengah ke Indonesia yang selain melakukan investasi portofolio namun juga melakukan investasi langsung dengan nilai PMA sebesar USD 25,365 juta di tahun 2014.

Kunjungan kenegaraan terakhir yang dilakukan Presiden Jokowi ke Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) adalah sebelas tahun yang lalu atau tepatnya pada tahun 2004. Oleh karenanya, kehadiran Presiden Jokowi disambut hangat Pemerintah PEA. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.