Jumat, 3 April 20

Indonesia Menempati Negara Kedua dengan Jemaah Umrah Terbesar, Berapa Jumlahnya?

Indonesia Menempati Negara Kedua dengan Jemaah Umrah Terbesar, Berapa Jumlahnya?
* Jemaah Umrah asal Indoesia Februari 2020. (Foto: Albar / OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kebijakan Pemerintah Arab Saudi untuk menangguhkan ibadah umrah tentu jika dihitung secara matematik merugikan kedua belah pihak. Baik dari Arab Saudi sendiri dan juga negara-negara yang dilarang mengirimkan jemaahnya untuk umrah.

Pendapatan Arab Saudi bisa merugi karena penyumbang devisa dari para Jemaah umrah seketika hilang. Dengan jumlah ratusan ribu. Indonesia sendiri menjadi negara terbesar kedua yang mengirimkan jemaahnya untuk umrah.

Posisi tertinggi atau nomor satu adalah Pakistan. Dalam empat tahun terakhir, rata-rata jemaah umrah Indonesia mencapai 876.723 orang.

“Sebelum musim haji 1440 H, jemaah Indonesia yang berangkat umrah mencapai 974.650 orang. Pakistan sebanyak 1.674.606 jemaah. Posisi ketiga India dengan 652.322 jemaah,” demikian data dari Kemenag, Jumat (28/2).

Sebagai informasi, kalender pada 1440 Hijriah, jika mengacu kalender masehi, berada pada rentang 10 September 2018 hingga 4 Juni 2019. Adapun penghitungan kalender 1441 H masih terus dalam pemutakhiran hingga hari ini.

Laju pertumbuhan jemaah Indonesia yang umrah ke Tanah Air bisa dikatakan dalam tren positif, setidaknya empat tahun terakhir. Sejak 1437 H, jumlah jemaah umrah Indonesia berada di angka 677.509 orang, kemudian pada 1438 sebanyak 858.933, meningkat tajam pada 1439 H menjadi 1.005.803 orang, dan mengalami sedikit penurunan pada tahun berikutnya (974 ribu).

“Dan sejak 31 Agustus 2019 hingga 26 Desember 2019 (setelah musim haji 1440 H), jemaah umrah Indonesia sudah mencapai 443.879, hanya kalah dengan Pakistan dengan 495.270 jemaah,” lanjut laporan Kemenag.

Sebelummnya, biro perjalanan umrah juga telah memprediksi potensi rugi secara keuangan dampak dari pelarangan oleh Arab Saudi. Seluruh Biro Umroh di Indonesia berpotensi rugi hingga Rp1,6 triliun per bulan.

Perhitungan kerugian itu berasal dari informasi Sekretaris Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Amphuri) Firman M Nur yang menyebut rata-rata jamaah umrah asal Indonesia sekitar 80 ribu per bulan.

Biaya standar perjalanan umrah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) adalah Rp20 juta per jemaah. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.