Senin, 10 Agustus 20

Indonesia Lawan Uzbekistan, Bukan Pekerjaan Mudah

Indonesia Lawan Uzbekistan, Bukan Pekerjaan Mudah
* Ilustrasi Indonesia lawan Uzbekistan. (foto: tribunnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Timnas Indonesia U-23 yang diperkuat sejumlah pemain senior akan menghadapi Uzbekistan di laga pamungkas PSSI Anniversary Cup 2018. Bagi skuat Garuda Muda, pertandingan tersebut merupakan sebuah ujian besar.

Indonesia belum sekalipun menang di ajang PSSI Anniversary Cup 2018. Pada pertandingan pertama melawan Bahrain, skuat Luis Milla takluk. Sementara pada matchday kedua melawan Korea Utara, skuat Merah Putih hanya bermain imbang.

Sebagai juru kunci, skuat Garuda Muda diminta segera bangkit. Namun, hal itu bukan pekerjaan mudah mengingat Uzbekistan merupakan favorit di turnamen ini. Mereka juga mengantongi predikat juara bertahan di Piala Asia U-23.

Pada pertandingan sore hari nanti di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (3/5/2018) diprediksi akan kembali menyimpan Evan Dimas dan Egy Maulana Vikri. Sementara di lini depan, Milla diyakini kembali memberi kepercayaan kepada Saddil Ramdani, Febri Haryadi dan Ilija Spasojevic.

Berita tentang pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 menghadapi Uzbekistan menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia hari ini pukul 11.00 WIB berita ini dicari lebih dari 20.000 kali.

Berstatus sebagai tuan rumah bukan jaminan Timnas Indonesia U-23 mampu bermain mudah di PSSI Anniversary Cup 2018. Bahkan, dalam dua laga awal tim berjuluk Garuda Muda belum sekalipun mampu meraih kemenangan.

Tak hanya kemenangan, gol yang dinanti publik tuan rumah pun belum tercipta sampai saat ini. Timnas Indonesia U-23 takluk 0-1 dari Bahrain dan bermain imbang 0-0 kontra Korea Utara.

Hal ini tentu saja menjadi sinyal bahaya buat Timnas Indonesia U-23 yang mendapatkan beban target tinggi di Asian Games 2018. Sebab, lawan-lawan yang dihadapi di PSSI Anniversary Cup 2018 notebenenya belum apa-apa dibanding dengan yang akan dihadapi di pentas olahraga bergengsi antarnegara Asia itu.

Pelatih Luis Milla sadar dirinya bakal mengemban tugas berat di Asian Games nanti. Oleh sebab itu, laga penutup PSSI Anniversary Cup 2018 menjadi ajang pembuktian kesiapan anak asuhnya.

Asisten pelatih Bima Sakti menyebut dalam laga nanti timnya akan bermain sabar dan mencoba mengandalkan serangan balik. Skema seperti ini dipercaya mampu mengalahkan Uzbekistan U-23.

“Pertama-tama, kami akan fokus ke lini pertahanan lebih dulu. Setelah itu kami akan mengandalkan serangan balik karena disitulah kekuatan kita,” kata Bima Sakti kepada wartawan di Jakarta.

Jadi, lanjut Bima, kalau tidak bisa melakukan tekanan langsung, para pemain harus kembali ke posisi masing-masing dulu.”Jangan sampai nanti kami terkena through pass (umpan terobosan lambung) di tengah. Biarkan mereka bermain di area samping kanan dan kiri sehingga kita bisa lebih mudah untuk menekan,” ucapnya.

Sementara itu, laga nanti diprediksi bakal berlangsung ketat buat Timnas Indonesia U-23. Seperti diketahui, Uzbekistan U-23 merupakan juara Piala Asia U-23 2018 dan di Anniversary Cup 2018 juga belum terkalahkan. Uzbekistan U-23 bermain imbang 2-2 kontra Korea Utara dan 3-3 melawan Bahrain.

Prakiraan Susunan Pemain 

Indonesia:
 Awan Setho; Putu Gede, Hansamu Yama (C), Andi Setyo, Ricky Fajrin; Zulfiandi, Muhammad Hargianto; Febri Haryadi, Septian David Maulana, Saddil Ramdani; Ilija Spasojevic

Uzbekistan: 
Ergashev Botirali; Alijonov Khojiakbar, Alijanov Ilkhomjon, Gofurov Husniddin, Mukhitdinov Sharof, Narzullaev Doniyorjon; Kodirkulov Sanjar, Tukhtasinov Nurillo, Abdullaev Abdulla, Kenjabaev Islom; Sidorov Andrey. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.