Sabtu, 21 Mei 22

Indonesia-Korea Latih Pejabat Timor Leste Soal TIK

Indonesia-Korea Latih Pejabat Timor Leste Soal TIK

Jakarta, Obsessionnews.com – Sebanyak 30 orang aparatur pemerintah dari Timor Leste mengikuti program pelatihan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Informatika Cikarang.

Pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kominfo, LAN, Kementerian Sekretariat Negara dan Pemerintah Korea, melalui Korea International CooperationAgency (Koika). Ini dalam program “IT CapacityBuildingTrainingonGovernmentOfficials”.

“Ini salah satu kerjasamakongrit antara govermenttogovermeent (g to g) dan Koica, bagaimana merajut hubungan yang baik,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar seusai membuka acara, Senin 31/10/2016).

Menurutnya, program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan TIK bagi peserta di sektor pemerintahan ,serta memberikan wawasan kepada peserta tentang pentingnya peran strategis TIK ke depan.

“Selain peserta mendapat pengetahuan program ini, saya harapkan juga dapat menjadi agen-agen utama dalam peran strategis dari TIK di institusinya masing-masing,” tegas Basuki.

Sedangkan pihak dari Korea menyatakan dengan terpilihnya Timor Leste karena memang Tim-Tim merupakan projek utama kerjasamaSouth-SouthTriangularCooperation (SSTC) Program.

latih-pejabat-timor-leste2

Sementara Direktur Bidang Infrastruktur dan Komunikasi, Kementerian Pekerjaan Umum, Transportasi dan Komunikasi Republik Timor-Leste, Nicolau S. Celestino, menyambut baik pelatihan ini.

Ia mengatakan, peningkatan kompetensi SDM di bidang TIK sangat diperlukan oleh aparatur pemerintah Timor Leste untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien dengan pemanfaatan TIK di berbagai sektor.

“Bahkan kami memiliki rencana untuk membangun ICT Development Center di Dili, sebagai pusat data dan pengembangan SDM. Saya berharap agar program ini dapat terus berkelanjutan sehingga lebih banyak aparatur pemerintah Timor-Leste yang memiliki kompetensi TIK di berbagai bidang” ujarnya.

Para peserta dari Timor-Leste ini akan dilatih selama 5 hari penuh dan dibagi ke dalam 3 kelas pelatihan yaitu: ChiefInformationOfficer (CIO) pada tanggal 7-11 November 2016, serta Manager-Project Management dan Operator-IT Essentials pada tanggal 31 Oktober – 4 November 2016.

Setiap kelas akan diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari 10 orang peserta dari Timor-Leste dan 20 orang peserta dari aparatur pemerintah Indonesia.

latih-pejabat-timor-leste3

Para pengajar pelatihan berasal dari berbagai sektor seperti akademisi, praktisi dan juga aparatur pemerintah Indonesia yang memiliki keahlian di bidang TIK. Pembiayaan dalam program ini berasal dari hibah Pemerintah Republik Korea melalui KOICA dalam kerangka kerja sama South-SouthTriangularCooperation (SSTC) Program, dan Pemerintah Republik Indonesia mendukung pelaksanaannya.

BPPTIK dibangun atas hibah Korea Selatan kepada Indonesia, dan telah diresmikan sejak tahun 2011. .

Sejak bulan Desember 2015, BPPTIK melalui Balitbang SDM Kementerian Kominfo, telah mendapatkan Akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai instansi pengakreditasi Lembaga Diklat Teknis di Bidang TIK.

Selama ini BPPTIK telah menyelenggarakan berbagai pelatihan dan sertifikasi kompetensi di bidang TIK untuk masyarakat industri, maupun diklat teknis di bidang TIK untuk aparatur pemerintah atau ASN.

Sebagai sebuah pusat pelatihan, BPPTIK memiliki fasilitas yang lengkap untuk pelaksanaan pelatihan TIK, seperti laboratorium komputer, auditorium, pusat olah raga, tempat ibadah, dan asrama peserta pelatihan. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.