Jumat, 9 Desember 22

Indonesia Kirim 50 Pegiat Budaya ke Selandia Baru

Indonesia Kirim 50 Pegiat Budaya ke Selandia Baru
* ilustrasi. (ist)

Denpasar, Obsessionnews.com – Sebanyak 50 pegiat budaya Indonesia akan mengikuti program budaya di Selandia Baru dalam waktu  tiga minggu. Dibiayai dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), program ini akan berlangsung pada 13 November hingga 4 Desember 2016.

Berkerjasama dengan Auckland University of Technology (AUT) peserta pegiat budaya mengadakan pelatihan profesional khusus, yang terdiri dari beragam latar belakang dan keahlian. Mulai dari tari, musik, teater, film, galeri dan museum, visual, dan sejarah.

Selama tiga minggu akan ditangani langsung oleh AUT sebagai mitra Kemendikbud di Selandia Baru untuk melatih 50 pegiat budaya sesuai bidangnya masing-masing.

Melalui keterangan dari laman Kemendikbud, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan, Selandia Baru merupakan negara dengan praktik terbaik dalam hal integrasi budaya dengan kehidupan modern. Dalam kehidupan sehari-hari dan sistem kenegaraan, Selandia Baru masih menerapkan nilai-nilai budaya atau adat dari suku asli di Selandia Baru, yaitu Suku Maori.

“Kita bisa belajar banyak soal pengelolaan warisan budaya. Di beberapa tempat di Indonesia, warisan budaya banyak yang terancam karena modernisasi. Selandia Baru bisa menjadi contoh kita dalam mengintegrasikan budaya dengan kehidupan modern secara bersamaan, tanpa menghilangkan identitas budaya,” katanya usai menyaksikan penandatanganan Nota Perjanjian Kerja Sama antara Indonesia dengan Selandia Baru, di Bali Nusa Dua Convention Center, (12/10/2016).

Penandatangan Nota Perjanjian Kerja Sama ini dilakukan di dalam World Culture Forum (WCF) 2016, yang ditandatangani Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Kemendikbud, Suharti, dan Wakil Rektor Auckland University of Technology, Nigel Hemmington.(Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.