Rabu, 19 Juni 19

Indonesia Harus Inisiasi Pembentukan Tim ‘Fact Finding’ Muslim Uighur

Indonesia Harus Inisiasi Pembentukan Tim ‘Fact Finding’ Muslim Uighur
* Muslim Uighur di kamp kosentrasi. (Foto: Uighur Bulletin)

Jakarta, Obsessionnews.com Sejak beberapa hari terakhir ini isu kaum Muslim di daerah Xingjian, yang dulu dikenal dengan Turkistan Timur, menjadi isu hangat. Bahkan Jumat lalu di Jakarta terjadi demo besar-besaran sebagai bentuk solidaritas umat Islam Indonesia kepada mereka.

Berbagai kalangan kemudian angkat bicara, baik kalangan pemerintah maupun non pemerintah. Muhammadiyah misalnya melakukan pertemuan dengan Dubes China di Jakarta untuk membahas masalah ini.

Sementara itu kaum Muslim di Amerika juga tidak ingin ketinggalan dan dianggap tidak peduli dengan sesama. Maka acara tahunan Nusantara Foundation yang dikenal dengan Nusantara Night tahun ini sepenuhnya didedikasikan untuk membangun solidaritas kepada umat Islam Uighur.

Presiden Nusantara Foundation dan pendiri pondok pesantren Amerika, Imam Shamsi Ali, menuturkan, acara Nusantara Foundation tersebut berlangsung pada Jumat (28/12/2018).

Presiden Nusantara Foundation dan pendiri pondok pesantren Amerika, Imam Shamsi Ali. (Foto: Imam Shamsi Ali/Facebook)

“Acara itu menjadi lebih spesial karena menghadirkan seorang pembicara orang Uighur asli, yang beberapa anggota keluarganya menjadi korban kebiadaban pemerintahan komunis China di daerahnya,” kata Imam seperti dikutip obsessionnews.com dari tulisannya di akun Facebooknya, Minggu (30/12).

 

Baca juga:

Deradikalisasi Muslim Uighur

Muslim Uighur Ditindas, MUI Prihatin

DPR Kecam Sikap Pemerintah China terhadap Muslim Uighur

Ratusan Warga AS Turun ke Jalan Bela Muslim Uighur

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.