Sabtu, 22 Januari 22

Impor Indonesia Januari-Juni Turun, Cina Paling Besar

Impor Indonesia Januari-Juni Turun, Cina Paling Besar

Jakarta, Obsessionnews – Secara kumulatif, impor Januari-Juni 2015 mencapai US$ 73,94 miliar atau turun 17,81 persen dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun lalu.

Pembagiannya, terdiri dari impor migas 13,1 milyar dollar Amerika Serikat (AS) atau turun 39,91%, sementara non migas 60,84 milyar dollar AS, turun 10,74%.

“Peningkatan impor nonmigas terbesar Juni 2015 adalah mesin dan peralatan mekanik 410 juta dollar AS atau 26,36 %. Sedangkan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung 300 juta dollar AS atau 82,26 %,” kata Suryamin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) pada keterangan pers di kantornya, Rabu (15/7).

Dibanding Mei 2015, impor Indonesia pada Juni sebesar 12,96 milyar dollar AS. Ini, naik 11,63% ketimbang bulan sebelumnya. Kalau dibanding realisasi impor Juni 2014, turun 17,42%.

Suryamin juga memaparkan, impor non migas bulan Juni 2015 mencapai 10,39 milyar dollar AS. Angka ini, naik 8,95% ketimbang bulan sebelumnya. Namun, jika dibanding Juni 2014, turun 15,58%.

Impor minyak dan gas sendiri, mencapai 2,58 milyar dollar AS atau naik 23,89% ketimbang Mei 2015. Namun, turun 24,06% dibanding bulan sama di tahun 2014.

Cina, menjadi negara pengimpor barang non migas terbesar senilai 14,71 milyar dollar AS atau 24,17% dari total impor negeri tirai bambu tersebut. Kemudian, Jepang menyusul dengan angka 7,18 milyar dollar AS atau 11,8%. Singapura, 4,21 milyar dollar AS atau 6,92% dari total impornya.

“Impor nonmigas dari Asean mencapai pangsa pasar 21,52 persen, sementara dari Uni Eropa 9,33 persen,” tuturnya. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.