Sabtu, 28 Mei 22

Imigrasi Tangerang Deportasi 36 WNA, Lantaran Terlibat Kejahatan Internasional

Imigrasi Tangerang Deportasi 36 WNA, Lantaran Terlibat Kejahatan Internasional

Tangerang, Obsessionnews  – Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang mendeportasi  36 Warga Negara Asing (WNA) sepanjang tahun 2015. Antara lain terlibat kejahatan internasional.

Sementara 61 orang lainnya ditangkal atau dicegah, baik warga negara asing maupun warga negara Indonesia.

“Warga negara asing yang terbanyak dideportasi berasal dari warga negara Cina. Kemudian, ada juga yang dikenakan pro justitia atau diadili sebanyak satu orang berasal dari Iran,” ujar Kepala Imigrasi Kelas I Tangerang, Apit Priatna kepada wartawan, Sabtu (2/1).

Warga negara asal Iran tersebut melanggar pasal 126 (c) UU Keimigrasian karena memberikan keterangan palsu dalam mengurus paspor. Dia divonis pidana 5 bulan penjara dan denda Rp25 juta pada 11 Maret 2015.

Terkait 36 WNA yang dideportasi, ujar Apit, sebagian besar adalah mereka yang sempat digrebek oleh petugas Imigrasi di daerah Serpong Tangerang Selatan. Pihaknya bekerjasama dengan kepolisian mengungkap keterlibatan WNA yang melakukan perbuatan Cyber Crime atau kejahatan dunia maya.

“Kalau yang ditangkal (dicegah) untuk WNA dilakukan karena berbagai alasan dari adanya dugaan mereka terlibat dalam sindikat kejahatan internasional serta alasan lain. Sedangkan WNI ditangkal setelah ada rekomendasi dari tim Menteri bidang kehakiman, beserta TNI, Intelijen dan lainnya,” terang Apit.

Ditambahkan Apit, Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang juga telah bekerjasama dengan 21 hotel di Tangerang untuk melaporkan kedatangan orang asing yang menginap. Hotel yang rutin melaporkan salahsatunya adalah Hotel Olive Indonesia.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian, Ari Febrianto menambahkan, saat ini masih ada empat orang warga negara asing yang tinggal di Ruang Detensi Imigrasi atau tempat penampungan sementara bagi Orang Asing yang dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian.

“Mereka yaitu satu warga negara Taiwan yang baru keluar dari Lapas karena kasus narkoba. Kemudian satu warga negara Chad dan dua warga negara Nigeri yang terkena operasi bersama Kesbangpol karena overstay,” jelas Ari.

baca juga:

Walikota Tangerang Naikkan Upah Tukang Sapu

Kota Tangerang Kembali Sabet Adipura

Ia menambahkan, empat orang ini belum dideportasi karena masih menunggu tiket pulang. Dikatakan Ari, Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang tidak menyediakan anggaran untuk tiket pulang karena sudah dicabut pos anggarannya oleh Kementrian Keuangan.

“Jadi kita masih tunggu sponsornya mereka karena orang asing datang ke sini pasti ada yang sponsorin dan bertanggungjawab. Mereka di ruang detensi  maksimal 10 tahun dan minimal 30 hari,” tukasnya (Doedi Rustandi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.