Minggu, 5 Desember 21

Ikuti World Expo, KRI Banjarmasin Berangkat ke Italia

Ikuti World Expo, KRI Banjarmasin Berangkat ke Italia
* Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo memimpin upacara pelepasan KRI Banjarmasin-592 di Dermaga Koarmatim Ujung, Selasa (28/4/2015). (Obsessionnews/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo melepas KRI Banjarmasin-592 di Dermaga Koarmatim Ujung, Selasa (28/4/2015). Kapal buatan PT PAL yang dikomandani Letkol Laut (P) Rahmat Arief Bintoro untuk pelayaran muhibah ke luar negeri dalam rangka mengikuti ajang internasional World Expo Milano (WEM) 2015 di Genoa, Milan, Italia.

World Expo Milano yang bertema “Feeding the Planet, Energy for Life” ini merupakan salah satu even terbesar dunia setelah Olimpiade dan World Cup yang akan diikuti oleh lebih dari 145 negara.
Ajang ini sekaligus memperkenalkan dan mempromosikan beragam hasil karya anak bangsa, produk unggulan dan budaya nasional, Indonesia.

Sebanyak 99 orang Taruna AAL yang terdiri 89 Taruna dan 10 Taruni, ikut mengambil bagian dalam kegiatan yang akan berlangsung 28 April hingga 28 Juli 2015 itu. Pelayaran operasi Kartika Jala Krida tahun 2015 ini juga para Taruna Sekolah Tinggi Perikanan (STP) dan Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), serta SMK Pelayaran.

Perjalanan berlayar ke Milan Italia, sekaligus memberikan kemudahan kegiatan praktek berlayar bagi para taruna dan siswa SMK Pelayaran dengan menggunakan Kapal Perang TNI-AL KRI Bankarmasin-592.

“Diikutkannya para Taruna dan Siswa merupakan bagian dari kurikulum (ketiga institusi pendidikan tinggi kemaritiman),” kata Indroyono Soesilo saat didampingi Penasehat Menko Kemaritiman Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, serta sejumlah perwira tinggi TNI AL Surubaya, Selasa (28/4/2015).

Ia menjelaskan, selama pelayaran, akan diisi dengan mata kuliah umum seperti etika pergaulan internasional, pembentukan karakter bangsa dan ideologi negara, pemahaman budaya dan tradisi nasional, serta mata kuliah teknis pelayaran dan kebaharian.

“Hal ini juga sejalan dengan misi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” jelasnya.

KRI Banjarmasin-

Untuk diketahui, jarak yang ditempuh KRI Banjarmasin-592 sepanjang 32.695 km. Melalui rute: Surabaya – Belawan – Cochin (India) – Salalah (Oman) – Alexandria (Mesir) – Genova (Italia) – Jeddah (Arab Saudi) – Karachi (Pakistan) – Padang – Jakarta – Surabaya.

KRI Banjarmasin-592 merupakan salah satu jenis Landing Platform Dock (LPD) atau kapal bantu angkut personel (BAP) buatan PT PAL Indonesia pada 2007.

Kapal berbobot bersih 7.000 ton dengan panjang 125 meter dan lebar 22 meter itu, mampu memuat 18 tank amfibi dan 5 unit helikopter.

Kapal yang dapat melaju dengan kecepatan maksimal 16 knot tersebut telah beberapa kali melakukan tugas yang sangat penting, yakni pada tahun 2011 digunakan Satuan Tugas Merah Putih untuk melaksanakan pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak di perairan Somalia. Kapal tersebut juga pada tahun 2013 pernah membawa taruna AAL dalam operasi Kartika Jala Krida ke 4 negara, yaitu Busan (Korea Selatan), Sasabo (Jepang), Manila (Filipina), dan Qingdao (Tiongkok). (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.