Jumat, 7 Oktober 22

Lebih Baik Bangun Rusun Daripada Pulau Penjara Rehabilitasi Narkoba

Lebih Baik Bangun Rusun Daripada Pulau Penjara Rehabilitasi Narkoba

Jakarta, Obsessionnews – Pihak Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) tidak setuju, adanya wacana Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk membuat tempat Penjara Rehabilitasi Narkoba di sebuah pulau terpencil. Lebih baik pemerintah membuat rumah susun bagi rakyat tak mampu.

“Nggak perlu,” kata Sekretaris Pendidikan Advokad IKADIN Nuno Magno SH ketika ditanyai Obsessionnews, apakah perlu pulau penjara rehabilitasi bagi kasus Narkoba?

Nuno Magno yang menghadiri acara Executive Leaders Talk (ELT) seri ke-2, yang bertema ‘Pulau Penjara Rehabilitasi Narkoba, Perlukah?’ di Jl. Kedondong No. 161, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2015), menjelaskan, selain membuang percuma anggaran uang negara, ia beralasan tempat rehabilitasi di Indonesia sangat banyak.

“Tempat rehabilitasi narkoba kita sudah ada, milik pemerintah maupun swasta sudah ada. Bangun lagi itu sama saja buang-buang uang anggaran negara. Lebih baik membangun rusun untuk ribuan warga tak mampu, karena banyak meraka tidak punya rumah, daripada membangun penjara rehabilitasi,” ujarnya.

ELT1

Ia sependapat dengan pernyataan dari Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil yang menyebutkan bahwa saat ini di penjara bukan di pulau masih bisa bertransaksi narkoba.

“Orang-orang ini (penyalahguna narkoba) yang dijaga ketat saja masih bisa transaksi, apalagi ditaruh di pulau, ini kan bahaya,“ pungkas Nuno mengutip pernyataan Nasir Djamil. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.