Minggu, 17 Oktober 21

IHSG Diprediksi Bergerak di Support 4770 dan Resisten di 4820

IHSG Diprediksi Bergerak di Support 4770 dan Resisten di 4820

Jakarta, Obssesionnews – Tekanan jual masih mendominasi perdagangan saham kemarin. Pengamat pasar modal, David Setyanto, menjelaskan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan bergerak di teritori negatif ditutup koreksi 17,839 poin (0,37%) di 4793,203.

Tekanan jual tersebut melanda saham tambang, konsumsi, dan infrastruktur. Namun koreksi IHSG berkurang di akhir sesi akibat rebound saham Astra International Tbk (ASII) dan aksi beli saham sektor jasa konstruksi dan perkebunan.

“Aksi ambil untung terutama dipicu oleh pemodal asing sebagaimana tercermin dari nilai penjualan bersih asing mencapai Rp546,60 miliar,”jelasnya, Jumat (11/3/2016)

Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kemarin menguat 0,80% di Rp 13052 seiring penguatan mata uang emerging market mengantisipasi hasil pertemuan ECB yang akan meningkatnya jumlah alokasi program stimulusnya (bond-buying program) diperkirakan hingga 75 miliar euro (USD82 miliar) setiap bulan.

Sementara tadi malam, bursa global bergerak fluktuatif dan bervariasi. Indeks saham Eurostoxx di kawasan Euro koreksi hingga 1,51% merespon pernyataan Presiden ECB Mario Draghi yang mengindikasikan tidak memungkinkan lagi melakukan pemotongan tingkat bunga ke depan. Kondisi tersebut membuat Euro kembali menguat.

Selain itu, pertemuan ECB tadi malam memutuskan bunga simpanan dipotong 10 basis poin menjadi minus 0,4% dan tingkat bunga acuan diturunkan menjadi 0% dari 0,05% sebelumnya.

ECB juga menambah alokasi dana stimulusnya (bond-buying program/QE) sebesar 20 miliar euro menjadi 80 miliar euro (USD88 miliar) setiap bulannya.

Di Wall Street indeks DJIA ditutup turun tipis 5,23 poin setelah sempat koreksi 178 poin, tutup di 16995,13. Indeks S&P tutup flat di 1989,57. Harga minyak melemah 0,89% di USD37,95/barel.

Sedangkan, pada perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dengan peluang rebound terbatas setelah tiga hari perdagangan di awal pekan ini mengalami koreksi.

“IHSG diperkirakan bergerak di support 4770 dan resisten di 4820. Saham sektoral yang sensitif interest rate berpeluang melanjutkan rebound,”pungkas David.

Berikut saham pilihan yang direkomendasikan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (11/3/2016) yakni, ASII 6800-7150 Buy, SL 6500 BBNI 5200-5400 Buy, SL 5150 BBCA 13300-13600 Buy, SL 13100
BMRI 9900-10300 Buy, SL 9700
PTPP 3750-3900 Buy, SL 3650
ADHI 2680-2790 Buy, SL 2610
PWON 470-500 TB, SL 455
CTRA 1280-1330 Buy, SL 1260
LSIP 1600-1750 TB, SL 1550
SIMP 400-440 Buy, SL 399. (Aprilia R)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.