Kamis, 27 Januari 22

IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 4525 Hingga 4620

IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 4525 Hingga 4620

Jakarta, Obsessionnews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya untuk dua hari berturut-turut pada perdagangan kemarin, dengan ditutup pada posisi 4608,982 atau menguat 51,160 (1,12%).

Penguatan terjadi di tengah pergerakan pasar emerging market yang masih mengalami tekanan menyusul pelemahan Yuan China dan ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea setelah Korea Utara mengumumkan keberhasilannya menguji coba bom hydrogen.

Indeks The MSCI Emerging Market kemarin koreksi 1,1%.

Penguatan IHSG kemarin, terutama ditopang aksi beli pemodal asing yang tercermin dari pembelian bersih asing mencapai Rp 385 miliar, terutama menyasar sejumlah saham emiten BUMN yang bergerak di sektor infrastruktur. Sebelumnya, pasar juga menyambut positif langkah pemerintah yang menurunkan harga sejumlah komponen energi seperti harga BBM bersubsidi dan tarif listrik yang dinilai bisa mengangkat kembali daya beli masyarakat.

Namun, penguatan IHSG kemarin berlangsung di tengah meningkatnya resiko pasar global dan kawasan sebagaimana tercermin dari anjloknya bursa saham global tadi malam dan penurunan kembali harga minyak mentah dunia.

Indeks Eurostoxx di kawasan Euro kemarin koreksi 1,22% di 3139,32. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street tadi malam koreksi masing-masing 1,47% dan 1,31% tutup di 16906,51 dan 1990,26. Sedangkan harga minyak mentah kembali anjlok hingga 5,5% ke level terendah baru di 33,99 dolar AS perbarel.

Meningkatnya resiko pasar global, terutama dipicu kekhawatiran perlambatan ekonomi China setelah kemarin PBoC kembali menurunkan kurs referensi Yuan ke level terendah sejak April 2011.

Selain faktor China, pasar juga mengkhawatirkan terus melemahnya harga komoditas energi seperti harga minyak mentah dan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia Timur dan Timur Tengah.

Berdasar analisa tadi, pengamat pasar modal David Setyanto, memperkirakan pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan rawan aksi ambil untung di tengah meningkatnya resiko pasar saham kawasan dan global. Nilai tukar rupiah atas dolar AS kemarin kembali melemah di Rp 13.943 seiring pelemahan mata uang emerging market.

IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4525 hingga 4620 rawan koreksi.

IHSG : S1 4560  S2 4525  R1 4620  R2 4670

Berikut saham pilihan yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini, Kamis (7/1) antara lain, JSMR 5600-6000 SoS, SL 5300 ASII 5900-6250 BoW, SL 5700 INTP 21400-22800 SoS, SL 20800 BBNI 4950-5200 BoW, SL 4750 WIKA 2790-2950 TB, SL 2690
ADHI 2200-2400 TB, SL 2100
WTON 880-940 TB, SL 860
ICBP 13600-14200 SoS, SL 12800
KLBF 1340-1420 TB, SL 1250
SMRA 1580-1650 Buy, SL 1500.
(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.