Selasa, 21 September 21

IHSG Dibuka Melemah 4,66 Poin

Jakarta, Obsessionnews Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin dibuka melemah sebesar 4,66 poin seiring dengan minimnya sentimen positif yang beredar.

IHSG BEI dibuka turun 4,66 poin atau 0,09 persen menjadi 5.222,43. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak melemah 1,18 poin (0,13 persen) menjadi 905,54. Baca juga:  IHSG Ditutup Menguat Tipis Naik 10,71 Poin

Analis Samuel Sekuritas Akhmad Nurcahyadi di Jakarta, Senin mengatakan bahwa IHSG BEI melemah tipis, minimnya sentimen positif telah mendorong sebagian pelaku pasar cenderung melakukan transaksi jangka pendek.

“Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mendatar. Aksi selektif beli masih berpotensi terjadi pada saham berkapitalisasi besar,” katanya.

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa pelaku pasar juga cenderung wait and see terhadap aktivitas perekonomian domestik. Data resmi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang mencatatkan penurunan penjualan kendaraan roda empat, tentu menjadi sebuah konfirmasi bagi pasar terhadap masih berlanjutnya perlambatan aktivitas perekonomian.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa potensi IHSG BEI untuk kembali bergerak naik cukup terbuka seiring dengan menurunnya arus dana asing yang keluar (capital outflow) dari pasar saham domestik. Selain itu, rilis data ekonomi yang dipublikasikan lalu menunjukkan bahwa kondisi perekonomian masih cukup stabil.

“Sebagian pelaku pasar mulai melakukan proses akumulasi, hari ini IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5.172-5.285 poin,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 145,81 poin (0,52 persen) ke level 27.676,47, indeks Nikkei naik 85,99 poin (0,44 persen) ke level 19.818,91 dan Straits Times melemah 4,19 poin (0,13 persen) ke posisi 3.458,17. (ant)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.