Senin, 27 September 21

IHSG Dibuka Loyo Akibat Sentimen Bursa Regional

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka melemah sebesar 33,80 poin seiring dengan pergerakan bursa saham eksternal.

IHSG BEI dibuka melemah 33,80 poin atau 0,66 persen ke posisi 5.107,11. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 8,47 poin (0,97 persen) ke posisi 862,33.

“Bursa Asia pagi ini, termasuk indeks BEI bergerak melemah merespon sentimen data indeks manufaktur Eropa yang melambat serta mengantisipasi berakhirnya program quantitative easing (QE) AS,” kata Analis Samuel Sekuritas Aiza di Jakarta, Kamis.

Kondisi negatif eksternal itu, lanjut dia, berdampak pada pasar saham domestik, pelaku pasar asing cenderung mengambil posisi lepas saham selama tujuh hari berturut-turut dengan total mencapai 400 juta dolar AS.

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa kondisi politik di dalam negeri yang juga kurang stabil menambah sentimen negatif, akibatnya investor cenderung mengambil langkah aman dengan melepas sebagian aset sahamnya.

“Aksi lepas saham pelaku pasar itu sebagai kombinasi potensi akan berakhirnya quantitative easing, kenaikan suku bunga AS Fed rate, dan kondisi politik di dalam negeri yang kurang stabil,” katanya.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah mengatakan bahwa indeks BEI diperkirakan bergerak terkoreksi pada Kamis ini, kendati demikian diharapakn data ekonomi domestik yang telah dipublikasikan menjadi katalis bagi pergerakan IHSG kedepannya.

“Aktivitas sektor manufaktur Indonesia membaik di bulan September 2014, atau naik dari 49,5 di bulan Agustus ke 50,7 di bulan. Sebagai catatan, angka indeks di atas 50 mencerminkan ekspansi atau pertumbuhan,” katanya.

Related posts