Jumat, 22 Oktober 21

IHSG Dibuka ‘Loyo’ 16,03 Poin

IHSG Dibuka ‘Loyo’ 16,03 Poin

Jakarta, Obsessionnews Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka turun sebesar 16,03 poin menyusul masih minimnya sentimen positif yang beredar di pasar saham.

IHSG BEI dibuka melemah sebesar 16,03 poin atau 0,33 persen menjadi 4.784,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 4,10 poin (0,50 persen) menjadi 810,95. (Baca juga: Senin Pagi, IHSG DIbuka Melemah)

“Pasar saham domestik yang masih dibayangi oleh sejumlah sentimen negatif, membuka lebar potensi tekanan bagi IHSG pada hari ini (Selasa, 4/8),” kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Selasa.

Ia memaparkan bahwa salah satu sentimen negatif bagi pasar saham domestik yakni adanya kekhawatiran fenomena El Nino yang bisa menyebabkan kekeringan, situasi itu dapat mempengaruhi ekonomi Indonesia ke depan.

“Fenomena El Nino diperkirakan berlangsung hingga Desember tahun ini,” katanya.

Dari eksternal, lanjut dia, bursa saham Amerika Serikat yang mengalami tekanan akibat penurunan tajam pada harga minyak dunia berdampak negatif bagi bursa saham di kawasan Asia, termasuk pada IHSG BEI.

“Selain itu, ekonomi Tiongkok yang melambat juga ikut memberikan andil tekanan bagi bursa saham global,” katanya.

Analis Samuel Sekuritas Ruliff menambahkan bahwa fokus pasar saat ini sedang tertuju pada laporan indikator ekonomi nasional pada pekan ini, diharapkan mencatatkan hasil positif sehingga tidak menambah sentimen negatif di pasar.

“Hari ini kami perkirakan IHSG akan cenderung bergerak mendatar,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 92,48 poin (0,38 persen) ke level 24.318,94, indeks Nikkei turun 16,62 poin (0,08 persen) ke level 20.531,49, dan indeks Straits Times melemah 6,44 poin (0,19 persen) ke posisi 3.186,02. (ant)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.