Sabtu, 2 Juli 22

IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat Tipis

IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat Tipis

Jakarta, Obsessionnews.com-Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan sesi akhir pekan ini dengan berada di zona hijau, Jumat (17/6/2016).

Indeks komposit Bursa Efek Indonesia (BEI) itu ditutup menguat 0,43% atau 20,75 poin ke level 4.835,14 dari penutupan Kamis yang berada di 4.814,39.

Indeks dibuka menguat 0,24% atau 11,33 poin ke 4.819,23, namun setelah menanjak ke 4.838,03 sekitar pukul 09:00 WIB, IHSG langsung terjun bebas ke zona merah dengan menyentuh level 4.814,20.

Indeks sempat berusaha lari lagi ke zona penguatan, namun gagal dan langsung anjlok ke zona merah serta terbenam di situ hingga pukul 15:05 WIB saat menyentuh level 4.821,11.

baca juga:

Bursa Luar Menguat, IHSG Dibuka Ikutan Naik

BEI Cabut Suspensi PT Millenium Danatama Sekuritas

Sayang, indeks lalu jatuh lagi ke zona merah dengan berada di 4.812,91 pada pukul 15:40 WIB, namun setelah itu balik lagi ke zona hijau dan mengakhiri perdagangan pada pukul 16:00 WIB dengan tetap berada di situ.

Sepanjang hari ini IHSG BEI bergerak di kisaran 4.806,60-4.838,03.

Bersamaan dengan itu, indeks LQ45 ditutup naik 0,51% atau 4,16 poin ke level 824,58.

Dari 491 saham yang dipantau Bloomberg di BEI, 207 saham berakhir menguat dan 149 saham melemah.
Delapan dari 10 indeks sektoral yang tercatat di BEI, delapan di antaranya menopang pergerakan IHSG BEI dengan kenaikan tertajam dialami sektor properti (+2,21%) diikuti industri dasar (+1,79%) dan manufaktur (+0,50%).

Dua sektor penekan IHSG adalah pertambangan dan keuangan yang jatuh 0,62% dan 0,60%.

Sebelumnya, Kepala Riset PT Asjaya Indosurya Securities Indonesia, William Surya Wijaya, telah memprediksi penguatan IHSG hari ini.

“Pendongkrak IHSG hari ini berasal dari rilis data perekonomian BI rate yang diumumkan turun. Hari ini IHSG berpotensi menguat,” kata William dalam risetnya seperti dikutip Bisnis.

Pada Kamis malam bank sentral merilis bahwa suku bunga acuan (BI rate) diturunkan lagi sebanyak 25 basis poin (Bsp) menjadi 6,5%.

Ini merupakan penurunan kedua sejak awal Januari 2016, setelah sebelumnya BI rate diturunkan dari level 7,5% ke 7%.

Di level global, Bloomberg melansir bahwa saham dunia rebound dari level terendah dalam empat pekan karena kampanye kedua kubu dalam referendum Inggris yang akan digelar pada 23 Juni, untuk sementara dihentikan menyusul dibunuhnya Jo Cox, anggota parlemen Inggris pendukung Inggris untuk tetap di Uni Eropa atau Limbo.

Indeks MSCI ekuitas global naik 0,7% pada pukul 10:15 pagi waktu London, sementara indeks Stoxx Europe 600 menguat 1,4%.@reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.