Rabu, 17 Juli 19

Idolakan Liverpool Juara, Kapten Ini Biarkan Timnya Kalah?

Idolakan Liverpool Juara, Kapten Ini Biarkan Timnya Kalah?
* Liverpool 2-0 Cardiff City

Benarkah kapten Cardiff City, Sean Morrison sengaja memiarkan Liverpool menang lawan timnya karena di mengidolakan The Reds menjadi juara Liga Primer?

Nampaknya, performa kapten Cardiff City ini saat timnya kalah 2-0 dari Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (21/4/2019), dinilai sangat buruk. Pasalnya, Morrison pernah secara terbuka menyatakan dukungan agar The Reds menjadi kampiun musim ini.

 

Baca juga:

Pemain Barcelona Ini Gelisah Hadapi Liverpool

Liverpool vs Barcelona di Semi-final Liga Champions

Posisi di Puncak, Liverpool Andalan Juara Liga Primer

 

Tak hanya melewatkan sebuah kans mencetak gol melalui sundulan, Morrison juga menjadi penyebab gol kedua The Reds melalui titik putih setelah melanggar Mohamed Salah.

Fans Cardiff pun bertanya-tanya mengenai kinerja salah satu pemain senior andalan dan banyak yang menuding bek berusia 28 tahun itu sengaja membiarkan Liverpool menang karena mengacu pada komentarnya soal dukungan terhadap sang lawan untuk menjadi juara Liga Primer musim ini.

“Sebuah pilihan yang sulit. Saya ingin Liverpool menjadi juara,” ungkap Morrison seperti dilansir Sky Sports pada Oktober lalu saat mendapat pertanyaan tentang tim yang akan meraih titel musim 2018/19.

“Saya ingin Liverpool juara kerena bagi mereka mendapatkan Liga Primer akan fantastis bagi klub dan kota. Klub yang sangat terkenal dan ada banyak sejarah di baliknya, tapi butuh banyak usaha untuk menghentikan Manchester City.”

Kemenangan atas Cardiff membuat Liverpool semakin berpeluang untuk meraih trofi kasta tertinggi kompetisi Inggris pertama sejak 1990, mereka kini unggul dua angka atas City di posisi kedua.

Pemain Terbaik
Benjamin Pavard penuh percaya diri menjelang kepindahannya ke Bayern Munich, dengan menegaskan pemuncak klasemen Bundesliga ini tidak merekrutnya hanya karena penampilan di Piala Dunia 2018.

Juara Piala Dunia 2018 ini akan pindah ke Allianz Arena dari Stuttgart di akhir musim karena, menurutnya, ia salah satu pemain terbaik di Bundesliga.

Pavard diakuisisi Bayern pada Januari setelah mencapai kesepakatan senilai €35 juta dengan Stuttgart, dan akan resmi bergabung di tim Niko Kovac di akhir musim.

Setelah menikmati musim perdananya di Bundesliga, Pavard menampilkan performa impresif untuk Prancis di Rusia, di mana Les Bleus keluar sebagai kampiun, dengan mencetak gol di babak 16 besar lawan Argentina.

Pemain yang berposisi sebagai bek ini yakin akan sukses di Allianz Arena, meski Stuttgart mengalami kesulitan terseok-seok di papan bawah klasemen.
“Saya tidak direkrut Bayern hanya karena satu tembakan itu,” tegasnya kepada Canal Football Club.

“Ini karena saya salah satu defender terbaik di Bundesliga. Dalam bertahan saya kuat — dan juga berteknik.

“Saya sangat percaya diri dan lapar gelar. Setelah memenangi Piala Dunia, saya sangat termotivasi menang lebih banyak. Bagi saya, ini hanya Bayern: saya tidak bisa melihat diri sendiri pergi ke klub lain.

“Anda tak mengatakan tidak kepada Bayern, mereka klub terbaik di Jerman dan selalu memenangi banyak gelar.” (goal.com/Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.