Jumat, 29 Oktober 21

IDM: Kepala KSP dan Ombudsman Hancurkan Iklim Investasi

IDM: Kepala KSP dan Ombudsman Hancurkan Iklim Investasi

Jakarta, Obsessionnews – Terkait pernyataan Ombudsman yang menyebut ada salah satu staf dari Kantor Staf Presiden (KSP) yang membeking perusahaan PT Xin Yan yang melakukan pelaporan atas buruknya kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, dalam perizinan Amdal untuk membangun pabrik, adalah pernyataan tuduhan yang tidak mendasar.

“Sebab sudah benar apa yang dilakukan staf Kepresidenan yang mendapatkan laporan dari investor yang ingin menanamkan  investasi lalu dipersulit perizinannya selama 3 tahun oleh Pemkab Kabupaten. Lalu membantu untuk melakukan langkah langkah hukum yang dijamin konstitusi kepada Ombudsman sebagai suatu  lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan yang melakukan malpratik administrasi negara terhadap layanan publik,” kata Direktur Executif  Indonesia Development Monitoring (IDM) Fahmi Hafel, Jumat (18/3/2016).

Karena itu, menurutnya, pernyataan anggota Ombudsman Alvin Lie tentang pembekingan oleh staf KSP serta mengungkapkan laporan ke publik adalah suatu pelanggaran kode etik sebagai pejabat Ombudsman, dan tidak patut dilakukan. Seharusnya Ombudsman justru menindaklanjuti laporan PT Xin Yan dan memanggil Pemkab Tangerang atas kinerja layanan publik yang buruk dalam hal perizinan Amdal.

“Begitu juga pernyataan dari Kepala KSP Teten Masduki yang justru memojokkan anak buahnya yang punya kreativitas untuk bisa membantu mempecepat proses iklim investasi di Indonesia dengan cara cara yang sesuai dengan konstitusi,” ungkap Fahmi.

“Justru apa yang dilakukan stafnya membantu penyelesaian untuk mempercepat adanya investasi dengan mengarahkan PT Xin yang melaporkan malpratik administrasi oleh Pemkab Tangerang, mendapatkan apresiasi. Sebab selama ini macet investasi di Indonesia lebih disebabkan oleh birokrasi yang sangat lama dalam hal perizinan,” tambahnya.

Sejalan dengan perintah PresidenJokowi  untuk bisa mempercepat dan mempermudah proses proses perizinan  investasi di Indonesia, lanjut dia, sikap Teten Masduki yang justru mendiskreditkan anak buahnya sendiri. Sehingga patut diragukan kemampuannya sebagai Kepala KSP untuk mendukung kebijakan Presiden dalam hal investasi didalam negeri

“Karena itu IDM mendesak Presiden untuk mencopot Teten Masduki sebagai Kepala KSP yang kinerja dan kemampuannya di bawah standar,” tandas Fahmi. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.