Rabu, 29 Juni 22

IDM: Jelang Pilgub Jabar Elektabilitas Deddy Mizwar Tertinggi, Ridwan Kamil Stagnan

IDM: Jelang Pilgub Jabar Elektabilitas Deddy Mizwar Tertinggi, Ridwan Kamil Stagnan

Jakarta – Indonesian Development Monitoring (IDM) yang melakukan jajak pendapat masyarakat, khususnya warga negara Indonesia di Propinsi Jawa Barat, periode 28 Juni hingga 9 Juli 2017. Survey dilakukan di 18 Kabupaten dan 9 Kota di Jawa Barat itu untuk mengukur tingkat pengenalan maupun pengetahuan warga Jawa Barat jelang gelar pesta rakyat ‘Pilgub Jawa Barat’ tahun 2018.

Menurut Fahmi Hafel .Sip, Direktur Eksekutive IDM, hasil kesimpulannya Deddy Mizwar merupakan tokoh yang paling populer bahkan hampir semua warga masyarakat Jawa Barat sudah mengenalnya.

“Sosok Dedi Mizwar mengantongi sebanyak 36,3 persen suara masyarakat Jawa Barat. Elektabilitasnya tertinggi menempati posisi teratas. Deddy Mizwar memiliki tingkat akseptabilitas di masyarakat Jawa Barat sebesar 89,2 persen dan 78,3 Persen masyarakat menilai Deddy Mizwar memiliki kapabilitas memimpin Jawa Barat dengan jumlah sampel yang berhasil diwawancarai sebanyak 1421 orang.” ungkap Fahmi Hafel dalam diskusi publik yang diselenggarakan KMI tersebut.

Sedangkan, Ridwan Kamil (Walikota Bandung) cenderung ‘stagnan’, dengan akseptabilitas sebanyak 59,3 persen. Hanya 37,8 persen masyarakat Jawa Barat yang menilai kapabilitas Ridwan Kamil sebagai Gubenur Jawa Barat.

Perlu diketahui, pengetahuan masyarakat Jawa Barat akan digelarnya Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat sejauh ini hanya 60,3 dan sisanya belum mengetahui. Maka itulah hasil survei IDM berupaya mengeksplorasi pilihan masyarakat dalam pememilihan Gubenur Jawa Barat, yang antara lain berdasarkan kesamaan agama 89,3 persen, kesamaan suku dan ras 45,8 persen, maupun juga kesamaan tempat tinggal dan bermukim 35,7 persen.

Para responden itu, lanjut Direktur IDM, dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling, cakupan data dianalisis dari responden asli sebanyak 1410, dengan ukuran sampel 1410 toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sebesar ±2.61%, dan tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling), kemudian responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih, dan input data menggunakan aplikasi Android.

Elektabilitasnya dan Kapabilitas Dedi Mizwar, lanjutnya, lebih tinggi dibandingkan beberapa tokoh lain, yang termasuk dalam kategori hasil survei terhadap tingkat pengenalan warga Jabar terhadap para tokoh-tokoh berpotensi bakalan maju sebagai Calon Gubenur. Bila ditinjau dari tingkat Popularitas, Akseptabilitas, Kapabilitas dan Elektabilitas tokoh yang menjadi objek survei ini.

Berikut ini penjabaran hasil temuan survei terhadap tingkat pengenalan Masyarakat Jawa Barat yang telah dilakukan Indonesian Development Monitoring (IDM) terhadap para tokoh yang berpotensi maju sebagai Calon Gubenur antara lain:

Ridwan Kamil Walikota Bandung dikenal oleh 33,3 Persen masyarakat Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) dikenal publik Jawa Barat sebanyak 39,5 Persen, Deddy Mizwar( Wagub Jawa Barat aktif) oleh 92,3 persen masyarakat Jawa Barat, Dede Yusuf (Anggota DPR RI dan Mantan Wagub Jawa Barat ) 59,3%, Netty Prasetiyani (akademisi, aktivis perempuan, istri Gubenur Jawa Barat Aktif) dikenal sebanyak 67,3 Persen Masyarakat Jawa Barat, Ahmad Syaikhu, petahana Wakil Wali Kota Bekasi.) dikenal 24,3 persen Masyarakat Jawa Barat, Iwa Karniwa, Sekda Jawa Barat dikenal oleh 37,4 Persen Masyarakat Jawa Barat, Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum dikenal oleh 39,3 Persen Masyarakat Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka, mantan anggota DPR-RI dikenal oleh 87,3 Persen Masyarakat Jawa Barat, dan kemudian Desy Ratnasari, anggota DPR dikenal oleh sebanyak 76,4 persen.

Disamping itu, dari tingkat Akseptabilitas para Tokoh dari temuan survei jajak pendapat, berdasarkan hasil survei IDM mengemukakan, Ridwan Kamil (Walikota Bandung) memiliki tingkat akseptabilitas oleh masyarakat Jawa Barat sebanyak 59,3 Persen dan Netty Prasetiyani, akademisi, aktivis perempuan, istri Ahmad Heryawan memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 43,6 persen.

Deddy Mizwar, ( petahana Wakil Gubernur Jawa Barat) memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 89,2 persen, Ahmad Syaikhu, petahana Wakil Wali Kota Bekasi memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 32,1 persen dan Iwa Karniwa, Sekda Jawa Barat memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 49,2 persen, Dedi Mulyadi, petahana Bupati Purwakarta memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 56,4 persen, Dede Yusuf, (anggota DPR-RI) memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 56,3 persen, Rieke Diah Pitaloka, mantan anggota DPR-RI memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 79,1 persen, Kemudian Desy Ratnasari, anggota DPR memiliki tingkat Akseptabilitas oleh Masyarakat Jawa Barat sebesar 63,2 persen,Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum memiliki tingkat Akseptabilitas sebesar 61,2 Persen Masyarakat Jawa Barat.

Sedangkan, berdasarkan penilaian Masyarakat terhadap kemampuan para tokoh untuk memimpin Provinsi Jawa Barat, tokoh yang dinilai masyarakat memiliki kemampuan memimpin pemerintahan provinsi Jawa Barat dan akan memberikan dampak kesejahteraan yang lebih baik dari sekarang, Ungkap Direktur IDM bahwa 37,8 Persen Masyarakat Jawa Barat menilai Ridwan Kamil memiliki Capabilitas sebagai Gubenur Jawa Barat, lalu 78,3 Persen Masyarakat Jawa Barat menilai Deddy Mizwar memiliki kapabilitas memimpin Jawa Barat, Dedi Mulyadi dinilai oleh 57,3 persen Masyarakat memiliki kapabilitas untuk memimpin Jawa Barat, Dede Yusuf dinilai oleh 61,2 persen memiliki kapabilitas memimpin Jawa Barat, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul dinilai oleh 69,4 Persen Masyarakat Jawa Barat memiliki kapabilitas Untuk memimpin Jawa Barat , sementara Iwa Karniwa memiliki tingkat kapabilitas 61,3 persen ,Ahmad Syaiku memiliki tingkat kapabilitas 43,2 Persen ,Rieke Dyah Pitaloka memiliki Tingkat kapabilitas sebagai Gubenur Jawa Barat 47,3 persen ,Desy Ratnasari dinilai memiliki Tingkat kapabilitas sebagai Gubenur Jawa Barat oleh 31,2 Persen Masyarakat Jawa Barat ,Netty Prasetiyani dinilai oleh 34,5 Persen Masyarakat Jawa Barat m

Secara kualitas, menurut Fahmi Hafel, tingkat disukainya Deddy Mizwar sangat tinggi dibanding calon lainnya untuk mensuksesi Ahmad Heryawan, sedangkan sementara tingkat disukai Rieke Dyah Pitaloka dan Ridwan Kamil rendah dan tingkat keterpilihannya, mungkin akibat kendaraan politik yang akan mengusung Ridwan Kamil dan Partai di mana Rieke Dyah Pitaloka berkarir sama dengan yang mengusung Ahok- Jarot saat Pilkada DKI Jakarta lalu.

“Maka itulah, citra personal Deddy Mizwar secara umum cenderung positif terutama kemampuan memimpin mendampingi Ahmad Heryawan dan, jujur dan bersih dari korupsi,” paparnya.

“Sangat penting, soalnya kedua kriteria itu sekaligus dua besar syarat penting sebagai calon gubernur Jawa Barat. Memang tak dapat ditepis, warga Jawa Barat menilai Rieke Dyah Pitaloka, meski memiliki citra jujur dan bersih dari korupsi juga cenderung menguat, namun citra mampu memimpin tampak melemah,” pungkasnya. (Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.