Sabtu, 20 Juli 19

Ibu Tersangka Kasus Kampanye Hitam di Karawang Minta Maaf Kepada Jokowi

Ibu Tersangka Kasus Kampanye Hitam di Karawang Minta Maaf Kepada Jokowi
* Ibu-ibu pelakunya kampanye hitam yang menjelekkan Jokowi di Karawang. (Foto: Medsos)

Karawang, Obsessionnews.com -Hariyani, ibu IP, salah satu tersangka kasus kampanye hitam di Karawang memyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Haryani berharap Jokowi memaafkan anaknya.

“Sebesar-besarnya saya minta maaf. Mohon maaf Pak Jokowi dan Pak JK (Jusuf Kalla) kasihan anaknya, suaminya,” kata Hariyani, ditemui di rumahnya, Dusun Kalioyod, Desa Wancimekar, Kabupaten Karawang, Kamis (28/2/2019) malam.

Menurutnya dengan mengatakan azan akan dilarang jika Jokowi terpilih, putrinya tidak bersalah. Sebab ia sebenarnya tidak tahu apa-apa hanya bersimpati dan terbawa suasana politik, Hariyani tetap berharap Jokowi memaafkan.

“Kata saya enggak salah. Kalau punya kewenangan bilang bersalah, saya memohon maaf sebesar-besarnya. Mohon maafkan Pak Jokowi” katanya.

Ia juga meminta anaknya dilepaskan dari jeratan hukum yang tengah dialami. Ia tidak tega lantaran anak IP masih kecil, masih membutuhkan dekapan orang tuanya.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya, lepaskan anak saya, (anak saya) engga tahu apa apa. Lepaskan, mungkin dia kurang ngerti baru tahu begitu,” katanya.

Menurut dia, IP masuk Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandi (Pepes) lantaran bersimpati serta mempunyai kebanggaan tersendiri.

Haryani pun mengaku sempat memperingatkan IP untuk tidak bergabung dan banyak kegiatan di luar karena anaknya masih kecil.

Akan tetapi, karena IP menyakinkan tidak akan terjadi apa-apa, Hariyani akhirnya membiarkan. IP merupakan salah satu tersangka kasus video “Jika Jokowi Terpilih, Tidak Lagi Ada Azan”. Ia bersama dua rekannya, CW dan ES saat ini ditahan di Mapolres Karawang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.