Selasa, 26 Oktober 21

Ibas Disebut Terima Uang, Demokrat Anggap Nazaruddin Sampah

Ibas Disebut Terima Uang, Demokrat Anggap Nazaruddin Sampah

Jakarta, Obsessionnews – Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin menyebut Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menerima aliran dana dari dirinya terkait dukungan pada angket pajak‎. Uang itu merupakan fee dari Grup Permai yang dialirkan melalui ketua-ketua fraksi di DPR.

Namun, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Didik Mukriyanto justru menyatakan Partai besutan SBY ini sudah tidak mau menggubris tudingan Nazaruddin. ‎Menurut Didik, omongan Nazaruddin kerap tidak berdasar. Padahal, pada tahun 2009 Ibas belum menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat. Karena itu, Partainya menganggap omongan Nazar seperti sampah yang tidak berguna.

“Nazar ini kebiasaannya selalu begitu. Ini sudah menjadi tabiatnya dan bagi kita sudah sampah,” kilahnya kepada wartawan di DPR, Senayan, Rabu (18/3/2015).

Didik mengatakan, bukan kali ini saja Nazar menuding kader Partai Demokrat terlibat dalam kasus korupsi. ‎Sebelumnya, Ibas juga pernah menuding Ibas menerima aliran dana dari proyek Hambalang. Ia mengamati, Nazar kerap melontarkan isu korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara karena posisinya yang selalu terjepit di KPK.

“Kalau saya melihat Nazar bukan sekali ini saja. Kalau merasa tertekan posisinya di KPK selalu mengeluarkan testimoni,” terangnya.

Sebelumnya‎ pada saat bersaksi dalam kasus dugaan korupsi alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Khusus untuk Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana, Bali.‎ Nazaruddin mengatakan kepada penyidik KPK bahwa Ibas telah membagi-bagi uang ke ketua fraksi di DPR untuk mendukung hak angket.

Salah satu penerima aliran uang itu kata Nazaruddin, adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi Marwan Jafar. Saat itu, Marwan masih menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB di DPR. Nazar juga menyebut pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit khusus Universitas Udayana Bali itu, merupakan proyek yang digagas oleh mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.