Minggu, 20 Januari 19

Terdakwa Mengaku Uang Rp 2 Miliar Mengalir ke Munaslub Golkar

Terdakwa Mengaku Uang Rp 2 Miliar Mengalir ke Munaslub Golkar
* Johannes Budisutrisno Kotjo. (Foto Hukum Online)

Jakarta, Obsessionnews.com – Dalam persidangan terdakwa Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd mengaku pernah memberikan Rp 4,7 miliar kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih. Dari jumlah tersebut sebesar Rp 2 miliar diberikan untuk keperluan Munaslub Partai Golkar pada Desember 2017.

“Itu sebagai sumbangan. Pemberian saya Rp 2 miliar pertama itu pakai cek. Kalau saya tahu ini pidana, enggak mungkin saya pakai cek,” ujar Kotjo saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Dalam persidangan, Kotjo mengaku sering diminta memberikan sumbangan oleh partai politik. Beberapa orang juga meminta agar Kotjo selaku pengusaha memberikan bantuan berupa uang. “Ya cukup sering (diminta sumbangan). Ada orang partai, ada orang lain juga,” kata Kotjo.

Dalam kasus ini, Kotjo didakwa memberikan uang Rp 4,7 miliar kepada Eni Maulani Saragih. Menurut jaksa, uang tersebut diduga diberikan dengan maksud agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

Proyek tersebut rencananya akan dikerjakan PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Company Ltd yang dibawa oleh Kotjo.

Menurut jaksa, Eni beberapa kali mengadakan pertemuan antara Kotjo dan pihak-pihak terkait, termasuk Direktur Utama PLN Sofyan Basir. Hal itu dilakukan Eni untuk membantu Kotjo mendapatkan proyek PLTU. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.