Kamis, 9 Desember 21

Hujan Lebat Semalam, Banjir Longsor Terjang Kota Semarang

Hujan Lebat Semalam, Banjir Longsor Terjang Kota Semarang

Semarang, Obsessionnews – Hujan lebat yang terjadi di Kota Semarang pada Sabtu (2/6/2016) malam, membuat sebagian besar kawasan ini tergenang banjir. Tak hanya wilayah bawah, Semarang bagian atas pun tak luput dari terjangan banjir. Derasnya hujan juga menyebabkan longsor di sejumlah lokasi.

Humas Basarnas Kantor Semarang, Zulharwary Agustianto menjelaskan longsor membuat tiga ruko sekaligus di Jalan Tusam Timur III, Banyumanik tertimpa tanah sekitar pukul tiga dini hari. Regu penyelamat langsung diluncurkan guna mengecek jumlah kerugian yang diderita si pemilik. Diduga, longsor terjadi akibat kondisi tanah diatasnya yang kurang kokoh.

“Longsor terjadi jam 02.40 WIB, menimpa 3 ruko namun tidak menimbulkan korban jiwa. Diduga longsor yang menimpa tiga ruko itu dipicu kontur tanah tebing yang labil,” kata dia saat dihubungi obsessionnews.com, Minggu (3/6/2016) pagi.

Soal banjir, dari pantauan terjadi hampir merata di seluruh Kota Semarang. Mulai dari wilayah Tembalang, Banjir Kanal Timur, Mataram, tak terkecuali Kaligawe. Info di lapangan menyebutkan banjir juga membuatTerminal Terboyo sebagai terminal utama di wilayah timur ikut tergenang. Khusus di daerah Tembalang atau Semarang Atas, banjir berupa arus air yang lewat. Namun, arus tersebut meluap hingga masuk ke rumah warga.

“Yang jelas memang area sana (Tembalang) saluran air seperti selokan tidak berfungsi maksimal. Makanya air gampang masuk pemukiman,” ungkap anggota Basarnas ini.

banjir longsor Smg-

Begitu pula di wilayah Banjir Kanal. Beberapa rumah nampak terendam banjir akibat air sungai yang naik hingga ke jalan-jalan. Di daerah Sawah Besar, banjir malah masuk ke dalam bagian Pasar Waru. Disana, banjir mencapai ketinggian 1 meter. Basarnas sendiri belum menyatakan jika banjir tersebut termasuk kondisi luar biasa.

“Sementara ini belum mas, tapi tim sudah di lokasi bila dibutuhkan sewaktu-waktu oleh masyarakat setempat,” beber Zul

Sementara banjir di Kaligawe membuat pemudik kesulitan saat akan melintasi jalur utama pantura tersebut. Dikatakan, saat ini banyak pemudik dari kedua arah terkena banjir. Mereka terpaksa harus menerobos banjir jika ingin melewati akses itu. Imbasnya, beberapa kendaraan mogok karena mesin kendaraan kemasukan air.

“Yang jelas pemudik ke arah timur atau surabaya pasti terkena imbasnya mas. Namun tim dilapangan belum menemukan kemacetan yang berarti mas, mungkin karena masih dini hari, lalu lintas tidak begitu padat,” tandasnya. (ihy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.