Senin, 27 September 21

HTI Dibubarkan, Kenapa Baru Sekarang?

HTI Dibubarkan, Kenapa Baru Sekarang?
* Demo kader Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ‎memutuskan  untuk membubarkan dan melarang kegiatan yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Wiranto ‎menuturkan, keputusan tersebut telah melalui satu proses pengkajian yang panjang. Kegiatan HTI dianggap ‎tidak lagi sejalan dengan Pancasila dan berpotensi memecah NKRI, karena ideologi yang diajarkan adalah mendirikan negara Islam dengan sistem khilafah.

“Kami memfinalisasi satu proses yang cukup panjang, mempelajari dan mengarahkan sesuai UU Ormas dan sesuai ideologi negara Pancasila,” ujar Wiranto dalam jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (8/5/2017).

HTI bukanlah organisasi baru. Organisasi ini didirikan sejak tahun 1953 di Palestina, dan masuk ke Indonesia pada tahun 1980. Bila keberadaan HTI dianggap bertentangan dengan Pancasila dan berpotensi memecah belah NKRI, lalu mengapa sejak awal HTI boleh berdiri di Indonesia dan berkembang luas di seluruh daerah? Dan mengapa baru sekarang dibubarkan?

Itulah pertanyaan yang sampai saat ini belum bisa dijawab secara gamblang. Pihak HTI sendiri masih kaget dengan keputusan pemerintah yang tiba-tiba menyatakan membubarkan HTI. Pihaknya mengaku masih belum tahu apa yang menjadi kesalahan HTI sehingga harus dibubarkan.

“Kami sangat menyesalkan langkah atau keputusan yang diambil oleh pemerintah. Karena HTI ini adalah ormas yang legal. Kami perkumpulan yang sudah melakukan aktivitas dakwah di negeri ini lebih dari 20 bahkan 25 tahun,” kata juru bicara HTI Ismail Yusanto di saat dikonfirmasi, Senin (8/5/2017).

Menurutnya, selama ini HTI tidak pernah menimbulkan persoalan hukum, seperti kerusakan, kerusuhan dan lain-lain. Bahkan kata dia, berdirinya HTI sudah berbadan hukum. Artinya kata dia sudah sah dan diakui oleh pemerintah. Namun, kata dia kenapa tiba-tiba sekarang dibubarkan. ‎

“Kami berdiri secara legal, tertib, damai, dan praktis hampir tidak pernah kami menimbulkan persoalan hukum. Apa yang disampaikan pemerintah (pembubaran HTI) mengundang pernyataan besar apa yang terjadi, apa yang dipersangkakan kepada kami,” ujar dia.‎

Dalam keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan kenapa pemerintah membubarkan HTI. Pertama, sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional.

Kedua, kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas‎

Ketiga, aktifitas yang dilakukan HTI dinilai telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI.

“Mencermati berbagai pertimbangan diatas, serta menyerap aspirasi masyarakat, Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI,” tutur Wiranto.

Jumpa pers tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian dan pejabat lainnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.