Kamis, 21 Oktober 21

Hotrodiningrat, Penggila Mobil Amerika Klasik

Hotrodiningrat, Penggila Mobil Amerika Klasik
* Para anggota Komunitas Hotrodiningrat, penggemar mobil Amerika klasik

Yogyakarta, Obsessionnews – Kebanyakan komunitas selalu membanggakan atas apa yang dikuasainya. Demikian pula dengan salah satu komunitas di Yogyakarta ini. Unik dan menarik, para penggemar mobil Amerika klasik mengepakkan sayapnya di dunia otomotif dan artnya. Bisa dibilang komunitas pertama untuk penggemar mobil Amerika klasik yang ada di Indonesia. Hotrodiningrat menjadi sebutan bagi para pecinta mobil Amerika klasik ini.

Mobil klasik produksi Amerika
Mobil klasik produksi Amerika

Di Yogyakarta Hotrodiningrat membentuk klub khusus mobil Amerika custom. Mengapa dinamakan Hotrodiningrat? Hotrod berupa sebuah aliran mobil hotrod. Dan diningrat sendiri identik dengan Yogyakarta, maka disebutlah Hotrodiningrat. Sebanyak 40 hingga 50 mobil Amerika klasik dari berbagai macamnya dimiliki oleh komunitas ini.

“Walnya pendirinya ada tiga orang, yakni Arif Jamil, Fari, dan Walik. Mereka dulunya hobi mengoleksi motor-motor antik. Kemudian mereka “meracuni” teman-temannya dengan koleksi mobil-mobil keluaran Amerika klasik. Hingga kini teman-teman menjadi satu aliran penyuka mobil antik, khususnya keluaran Amerika sebelum tahun 1965 itu,” terang Yaya, humas Hotrodiningrat, kepada obsessionnews.com baru-baru ini.

Pada 2010 ketiga orang itu pendiri membentuk sebuah klub penggila mobil Amerika klasik. Tepatnya pada awal Februari. Mereka sampai merogoh kocek tak sedikit demi hobi yang digelutinya.

“Sebelumnya kami memang suka mainan motor antik. Tapi, lambat laun kami ingin mainan mobil-mobil klasik sepertinya seru. Nah, dari situlah kami mulai hunting ke mana-mana. Lama-lama terkumpul jadi satu ini,” ujar Yaya.

Pemuda yang bernama lengkap Muhammad Perdana Sae Satria ini menuturkan, klubnya sering mengikuti acara-acara tertentu perihal modifikasi mobil, art mobil, dan lain-lain. Tahun 2012 lalu Hotrodiningrat menyabet juara I dalam acara kontes mobil klasik, Djarum Black Classic Showdown di Jogja Expo Centre (JEC). Hingga kini Hotrodiningrat sudah memiliki belasan piala dalam acara-acara kontes mobil klasik.

Hotrodiningrat juga bisa dibilang bengkel penggila mobil Amerika klasik. Sebelum masuk ke klub ini harus berani dan tega mengcustom mobil klasiknya. Seperti potong bagian kanan dan kiri mobil, membuat jadi ceper atau potong per.

Tak dipungkiri jika komunitas ini membangun mobil klasiknya menggunakan seni. “Ya, kami butuh art untuk memodifikasi mobil-mobil ini. Sehingga memang sengaja dibuat tidak standar,” cerita Yaya.

Tak hanya suka memodifikasi tetapi juga membuat seni untuk menjadi lebih klasik lagi memang sudah makanan mereka sehari-hari. Hotrodinngrat memiliki bengkel-bengkel yang dijadikan rumah modifikasi mobil klasiknya, seperti yang ada di daerah Kotagede, Yogyakarta.

Tidak heran jika komunitas ini hobi mengotak-atik mobil-mobil klasiknya itu menjadi mobil yang dimodifikasi apik. “Tapi, prinsip kami seperti anak-anak Yogyakarta itu tidak pernah yang namanya muntahin mobil, tapi lebih sering memakannya. Jadi kita ini juga tidak jualan, hanya saja memodifikasi di konsumsi sendiri,” tutur Yaya.

Mereka memang sudah lama menyukai motor maupun mobil antik. Tak jarang jika melihat komunitas ini setiap anggotanya memiliki tiga hingga empat mobil Amerika klasik. “Kalau saya sebelum masuk di sini memang sejak kecil hobi barang antik. Dulu kakek punya motor antik dan sering balapan motor. Makanya sampai sekarang saya dan teman-teman tetap menggemari mobil klasik seperti ini,” pungkasnya. (Nissa)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.