Rabu, 21 November 18

Berita Jatuhnya Lion Air Terbanyak Dicari di Google

Berita Jatuhnya Lion Air Terbanyak Dicari di Google
* Puing-puing dan 6 kantong potongan korban tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/10/2018). (Foto:  Twitter @humas_basarnas)

Jakarta, obsessionnews.com – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Cengkareng – Pangkalpinang, Bangka Belitung, mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pukul 06.20 WIB. Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu tersebut jatuh di kawasan Perairan Karawang.

Pihak Lion Air merilis pesawat naas dengan regitrasi PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 itu diproduksi tahun 2018, dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018.

Pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja dengan copilot Harvino bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula. Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang.

Berita jatuhnya Lion Air itu menjadi trending topic dan terbanyak dicari di mesin pencari Google. Pantauan obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Selasa (30/10) pukul 8.36 WIB terdapat tujuh topik yang terkait Lion Air. Yakni Pesawat Lion Air Jatuh yang dicari lebih dari 2 juta kali;  Kecelakaan Pesawat Lion Air Hari Ini yang dicari lebih dari 50 ribu kali; JT 610 Jatuh yang dicari  lebih dari 20 ribu kali; Boeing 737 MAX 8 yang dicari  lebih dari 20 kali; Korban Lion Air yang dicari lebih dari 20 ribu kali; Berita Terkini yang dicari  lebih dari 20 ribu kali; dan Kepulauan Bangka Belitung yang dicari lebih dari 20 ribu kali.

Basarnas Operasi SAR 24 Jam

Bangkai pesawat Lion Air JT-610 hingga Senin (29/10) malam belum berhasil ditemukan. Upaya searching dari permukaan dan penyelaman yang dilakukan tim SAR (Search And Rescue) seharian masih nihil. Namun begitu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsdya TNI Syaugi telah memerintahkan untuk terus melaksanakan operasi SAR 24 jam.

“Kita all out, kami mengerahkan segala daya upaya untuk mencari di mana posisi pesawat,” tegas Syaugi  melalui Direktur Operasi Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryoaji saat konferensi pers di Kantor Pusat Basarnas, Senin sore.

Unruk peralatan Basarnas mengerahkan peralatan deteksi bawah laut seperti Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) dan Multybeem Echhosounder yang diharapkan dapat menemukan bangkai pesawat di dasar laut berkedalaman 30 – 35 meter itu.

Selain itu Basarnas juga mengerahkan emmergency light untuk penerangan di kapal-kapal yang melaksanakan pencarian.

“Pencarian terus kami lakukan, kecuali penyelaman kita hentikan. Untuk kekuatan personil, tim SAR kita rooling dan kita kendalikan dari Posko Basarnas Basarnas di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok,” terangnya. (arh)

 

Baca juga:

Jokowi Sampaikan Duka Cita Saat Bertemu Keluarga Korban Jatuhnya Lion Air

Sebelum Insiden Lion Air, Para Pegawai Kemenkeu Ikut Kegiatan Hari Oeang ke-72

Australia Instruksikan Warganya di Indonesia Tak Gunakan Pesawat Lion Air

Jokowi Akan Temui Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air

Insiden Jatuhnya Pesawat Lion, Megawati: Saya Ikut Prihatin

Sebelum Hilang, JT-610 Sempat Minta Kembali ke Bandara Asal

Ada 20 Pegawai Kemenkeu di Pesawat Lion Air yang Terjatuh

Pesawat Lion Air yang Jatuh Masuk dalam Kawasan Pertamina

Pesawat Lion Air yang Hilang Kontak Bawa 178 Penumpang

Pesawat Lion Air Diduga Jatuh di Kepulauan Seribu

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.