Minggu, 31 Mei 20

Hongky Jeffry Nantung Bawa Laba Puradelta Lestari Meroket

Hongky Jeffry Nantung Bawa Laba Puradelta Lestari Meroket
* Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk Hongky Jeffry Nantung. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.comHongky Jeffry Nantung dikenal sebagai CEO tangguh. Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk ini sukses membawa perusahaan berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam pengembangan properti terpadu.

Berkat kepiawaian Hongky Laba Puradelta Lestari meroket 334 persen. Emiten property Puradelta Lestari membukukan pendapatan Rp1,27 triliun dan laba bersih Rp759 miliar per kuartal III/2019.

“Naik 220,6 persen dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp396 miliar atau meningkat sekitar 220,6 persen,” ujar Hongky dikutip dari majalah Men’s Obsession edisi Februari 2020.

Sementara laba kotor anak usaha Grup Sinarmas ini tumbuh 242,8 persen menjadi Rp825 miliar dibandingkan dengan laba kotor pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp241 miliar. Adapun laba bersih yang dikantongi perseroan mencapai Rp759,10 miliar meningkat 334,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp175 miliar.

Moncernya kinerja Puradelta Lestari ini dipengaruhi oleh larisnya lahan industri perseroan. “Hingga saat ini DMAS telah meraih marketing sales sebesar Rp1,6 triliun,” ungkap Hongky.

Torehan tersebut terutama berasal dari penjualan 42,5 hektare lahan industri dan 12,2 hektare lahan komersial. Sebagian besar dari penjualan tersebut telah dicatatkan sebagai pendapatan usaha. Posisi kas dan setara kas Perseroan per kuartal III/2019 sebesar Rp1,10 triliun.

Adapun jumlah aset DMAS tercatat sebesar Rp7,59 triliun. Pada pos liabilitas DMAS memiliki utang sebesar Rp659 miliar, meningkat dari jumlah liabilitas per 31 Desember 2018 sebesar Rp312 miliar.

Sukses membukukan kinerja kinclong sepanjang 2019, prospek Puradelta Lestari terus semakin bersinar. Analis sepakat, sektor properti bakal bangkit, terlebih setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan sebanyak empat kali tahun 2019.

Menilik laporan keuangan Puradelta, pendapatan DMAS hingga kuartal III-2019 telah mencapai Rp1,27 triliun. Angka ini melonjak 220,59 persen dibanding realisasi di periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp396,09 miliar.

Saat pasar properti membaik pada tahun 2019, Puradelta Lestari pun optimis labanya melompat. Puradelta Lestari membagikan dividen 200 persen dari laba bersih. Pembagian dividen sebesar Rp1,01 triliun itu lebih dari 200 persen laba bersih 2018 yang sebesar Rp494 miliar.

Dalam 3 (tiga) bulan, penjualan Puradelta Lestari hampir Rp1 triliun. Pengembang kawasan industry terpadu Kota Deltamas ini membukukan marketing sales sebesar Rp914 miliar pada kuartal pertama tahun 2019. Raihan marketing sales di kuartal pertama 2019 tersebut setara dengan 73 persen dari target sepanjang tahun ini senilai Rp1,25 triliun. Angka tersebut terutama disumbangkan oleh penjualan lahan industri seluas 19 hektare dan penjualan lahan komersial seluas 9 hektare.

Berbagai pembangunan infrastruktur di timur Jakarta memudahkan akses dari dan kekawasan Kota Deltamas dan tentunya meningkatkan nilai kawasan Kota Deltamas. Perseroan akan terus mengembangkan Kota Deltamas sebagai kota mandiri terpadu, yang terdiri dari kawasan industri, hunian, dan komersial dengan fasilitas dan pelayanan yang lengkap, untuk menjadi pusat aktivitas di timur Jakarta.

Dalam rangka membangun infrastruktur, Puradelta Lestari menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp700 miliar pada tahun ini. Hingga saat ini Puradelta Lestari tidak memiliki utang, sehingga capex tahun ini pun akan dianggarkan perseroan dari dana kas internal perusahaan.

Perseroan menggunakan dana capex tersebut untuk pembangunan infrastruktur di kawasan industry perseroan Deltasmas. Kawasan industry Deltamas memiliki luas lahan 3,181 hektare, di mana dari jumlah tersebut lahan yang sudah berhasil dijual perseroan mencapai 1,663 hektare. Sehingga, masih ada cadangan lahan seluas 1,519 hektare lagi.

Ketangguhan Puradelta sudah terlihat saat tahun 2019 belum berakhir, DMAS sudah mengantongi nilai pemasaran (marketing sales) sebesar Rp1,6 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Nilai tersebut ditopang oleh tingginya penjualan lahan industri. Penjualan lahan industri masih tetap tinggi hingga akhir kuartal III tahun 2019.

Pada kuartal III saja, DMAS mampu menjual lahan industri seluas 17,2 hektare. Capaian sepanjang Sembilan bulan tersebut juga telah melampaui target marketing sales perseroan sebesar Rp1,25 triliun. Secara volume penjualan lahan industri, capaian itu juga melebihi penjualan lahan industrial sepanjang 2018 sebesar 33 hektare.

Tak hanya itu, Puradelta Lestari juga mendapat sertifikasi sistem manajemen terintegrasi yang terdiri dari sertifikasi ISO 9001:2015 tentang sistem manajemen mutu, ISO 14001:2015 tentang sistem manajemen lingkungan, dan OHSAS 18001:2007 mengenai sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. (Ars)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.