Jumat, 21 Februari 20

HMI Siap Menjadi Penggerak MEA

HMI Siap Menjadi Penggerak MEA

Jakarta – Sebagai salah satu negara yang masuk dalam wilayah ASEAN, Indonesia diharapkan mampu menunjukan kemampuannya untuk tampil dalam ‎Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA) yang sebentar lagi akan dibuka pada awal tahun 2015. Setidaknya ada sepuluh negara yang akan bergabung dalam organisasi tersebut.

‎Berdasarkan hasil survei litbang Kompas menyebut dari 250 juta jiwa lebih masyarakat Indonesia, setidaknya hanya 16 persen yang sudah mengatahui rencana pembentukan MEA. Padahal, sebagai negara terbesar di ASEAN Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain dalam hal ekonomi. Jika Indonesia tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut bisa jadi MEA akan menjadi ancaman. Dengan kata lain Indonesia hanya akan dijadikan target ekonomi.

Untuk itu, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) sebagai salah satu organisasi pergerakan ‎yang condong dalam pembentukan karakter anak bangsa merasa terpanggil untuk menjadi pengerak dari  kesuksesan Indonesia pada event MEA 2015 tersebut.

Munurut Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), M. Arief Rosyid hasan,  pemahaman masyarakat Indonesia masih sangat dengkal terkait dengan keberlangsungan MEA ini, apalagi MEA sudah di depan mata. Sementara itu negara-negara anggota komunitas ASEAN lainnya sudah mulai mengajarkan bahasa Indonesia dalam kurikulum belajarnya. Jelas Arief.

“Penduduk asean hampir mencapai 600 juta jiwa, sedangkan penduduk Indonesia mencapai 255 juta jiwa, artinya hampir dari 50 persen dari masyarakat asean adalah masyarakat Indonesia. Tentu hal ini bisa menjadi peluang sekaligus ancaman bagi bangsa Indonesia”.kata Arief Jumat, (10/9/2014).

Berangkat dari fakta ini Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam  (PB HMI) merespon hal tersebut sebagai rasa tanggung jawab terhadap pembangunan bangsa Indonesia. Langkah real yang dilakukan oleh PB HMI adalah dengan melaksanakan program ASEAN Unity di palangkaraya. Jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Internasional PB HMI, Ahmad Tantawi menambahkan program Asean Unity 2015  akan diselenggarakan di Palangkaraya pada tanggal 10-14 oktober 2015. Kegiatan ini sebagai event advokasi, edukasi dan sosilisasi MEA 2015 terhadap anak muda bangsa agar lebih siap secara mental dalam menghadapi MEA tersebut. Kata Tantawi.

Rencananya kegiatan yang akan diikiti oleh, PB HMI, anggota HMI dari seluruh Badko di Indonesia, BEM se Kalimantan dan HMI cabang se kalimantan ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk menambah kesadaran serta kesiapan anak muda Indonesia dalam menghadapi MEA 2015 mendatang. (Abn)

 

 

Related posts