Jumat, 2 Oktober 20

HKTI Sosialisasi Solusi Pertanian Indonesia

HKTI Sosialisasi Solusi Pertanian Indonesia
* Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko di gedung Kompas, Jakarta, Selasa (14/11/2017) saat sosialisasi program HKTI.

Jakarta, Obsessionnews.com – Pertanian Indonesia masih jauh tertinggal, dan perlu perbaikan. Penggunaan teknologi pertanian masih minim, sehingga hasilnya belum optimal. Ini terlihat masih tingginya harga sembilan bahan pokok (sembako).

Tak hanya itu, Indonesia dihadapkan dengan merajalelanya produk impor. Tentu dukungan dari pemerintah dan para steakholder lainnya sangat diperlukan.

Persoalan petani tersebut membuat mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Dr. H. Moeldoko tertarik  menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2015 – 2020.

“Pertama, tanah yang sempit dan rusak,” ucap Moeldoko di gedung Kompas, Jakarta, Selasa (14/11/2017) saat sosialisasi program HKTI.

Moeldoko didampingi oleh Sekretaris Jenderal HKTI, Mayjen TNI (Purn)  Bambang Budi Waluyo, Ketua Perempuan Tani HKTI, Dian Novita Susanto, Ketua Pemuda Tani Indonesia, Rina Sa’adah dan Media Center HKTI, Guntur Subagja, Yayat Supriyatna, dan Pauline Dhini.

Lebih lanjut, yang disampaikan Moeldoko, kata Dian, yang turut mendampingi pria peraih Adhi Makayasa Akabri 1981 ini, adalah persoalan tanah tersebut dapat diatasi dengan memakai pupuk organik agar tanah menjadi subur.

“Persoalan kedua, kita perlu adanya modal. Ini untuk membantu mulai dari pembibitan sampai dengan pemasarannya,” lanjut Dian saat dihubungi Obsessionews.com, Rabu (15/11/2017).

Ketiga adalah bagaimana para petani yang masih menggunakan cara-cara tradisional menjadi melek teknologi. Selanjutnya membantu managemen petani dan mendampingi mereka mengetahui Harga Pokok Produksi (HPP) agar para penentu nasib perut masyarakat ini bisa menghasilkan secara produktif. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.