Jumat, 2 Desember 22

Hillary Clinton di Grammy Awards 2018 Tuai Protes Keluarga Trump

Hillary Clinton di Grammy Awards 2018 Tuai Protes Keluarga Trump
* Hillary Clinton (By CBS/Recording Academy)

Obsessionnews.com – Ajang penghargaan musik bergengsi, Grammy Awards 2018 berlangsung sangat meriah di Madison Square Garden, New York,  Minggu (28/1/2018) malam waktu setempat.

Grammy Awards tahunan ke-60 ini memang keberuntungan bagi Penyanyi Pop, Bruno Mars, karena ia berhasil menyapu top kategori, memenangkan album. Sementara Rapper Kendrick Lamar menyabet pemenang kategori rap dan membuka acara dengan berapi-api.

Berita tentang Grammy Awards 2018 ini  menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia, hari ini, pukul 11.30 WIB, berita tersebut dicari lebih dari 20.000 kali.

Dikansir laman nytimes, nuansa berbeda juga diwarnai dengan adanya aksi mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton. Ia rela dijadikan cameo bersama bintang Cher, Snoop Dogg, Cardi B, John Legend dan DJ Khaled.

Para bintang tersebut seolah-oleh berakting mengikuti audisi untuk menjadi narator buku kontroversial karya Michael Fire “Fire and Fury: Inside the Trump White House” yang berisi soal Gedung Putih Trump. Setelah audisi para kandidat tidak membuat puas salah pembawa acara Grammy, James Corden.

Akhirnya, munculah Hillary yang ditutupi wajahnya dengan buku, lalu mulailah ia membaca kutipan terkenal tentang cinta Trump untuk makanan cepat saji. Performa istri Bill Clinton ini membuat Corden langsung terpelanjat  karena ia mendapatkan orang yang ia cari.

“Dia memiliki ketakutan lama untuk diracuni, satu alasan mengapa dia suka makan di McDonald’s – tidak ada yang tahu dia akan datang dan makanannya telah selesai dengan aman,” kata Hillary membaca isi buku tersebut.

“Itu dia, kita sudah mendapatkannya. Itu dia,” jerit Corden mendekati Hillary.

“Anda pikir begitu?” balas Hillary yang pernah datang ke Indonesia ini.

“Oh iya,” teriak Corden.

“Grammy ada di tas?” Tanya Clinton

“Di tas,” jawab Corden menimpali.

Aksi Hillary menuai reaksi tak menyenangkan dari keluarga besar Gedung Putih yakni putra Presiden AS Donal Trump, Donald Trump Jr dan anggota pemerintahan lainya.

Membaca sebuah #fakenews di Grammy sepertinya hadiah penghiburan besar karena kehilangan kursi kepresidenan,” ungkap Donald Trump Jr dalam akun twitter @DonaldJTrumpJr.

Semakin banyak Hillary tampil di televisi, semakin banyak orang Amerika menyadari betapa hebatnya memiliki @realDonaldTrump di Gedung Putih,” tulis Duta Besar Amerika untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki R. Haley dalam akun twitter @nikkihaley.

 

Buku Fire and Fury ini menjadi best seller pada 5 Januari lalu karena memicu gelombang politik, ancaman gugatan hukum dari pengacara Trump dan usaha penggalan penerbitannya.

Menurut penerbit Henry Holt & Co, buku tersters terjual 1,7 juta kopi. Buku itu menduduki posisi nomor 1 di daftar buku terlaris Amazon hampir sepanjang bulan Januari.

Buku yang disebut Trump penuh kebohongan itu menggambarkan Gedung Putih yang rusuh, presiden yang tidak siap memerintah Gedung Putih dan para pembantunya yang meragukan kemampuannya menjadi presiden.

Buku ini didasarkan dari hasil wawancara pengarang dengan mantan kepala strategis Trump, Steve Bannon, dan orang-orang dekat Trump lainnya. (Popi)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.