Minggu, 24 Oktober 21

Hermawan Sulistyo Jagokan La Ode Songko di Pilkada Muna Barat

Hermawan Sulistyo Jagokan La Ode Songko di Pilkada Muna Barat
* La Ode Songko Panatagama.

Jakarta, Obsessionnews–  Gencarnya pemberitaan dan ramainya diskus publik menanggapi kesiapan ketua DPW PPP Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Songko Panatagama (LSP) bertarung di Pilkada Muna Barat 2017, telah memancing komentar pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Hermawan Sulistyo.

Hermawan mengaku mengenal LSP sebagai anak muda yang memiliki keinginan belajar yang baik. “Kalau saya lihat LSP lihai memanfaatkan momentum dan memainkan emosi publik,” ungkapnya ketika dihubungi Obsessionnews.com, Selasa (1/3/2016).

LSP juga dianggap pandai membangun dan memelihara jaringan dengan tokoh-tokoh politik. Saran dosen tamu di berbagai perguruan tinggi mancanegara itu, LSP harus mampu memanfaatkan dan mengelaborasi kelebihannya agar publik menyimpulkan bahwa LSP layak menjadi pemimpin bagi mereka.

“Saya pikir dari sederet tokoh politik lokal Sultra, yang punya kans menjadi tokoh nasional hanya LSP. Apalagi sekarang dia sudah jadi ketua PPP Sultra. Artinya, kalau dia pandai menjaga diri dan memelihara jejaring politiknya hari ini, bukan tidak mungkin jabatan sekjen maupun ketua umum DPP-PPP akan diraihnya kelak. Jabatan itulah yang akan mengatarkannya di pentas nasional,” tuturnya.

Tokoh penggerak reformasi itu juga menyarankan agar LSP mesti membuktikan dirinya sebagai petarung luar ruangan agar memiliki pengakuan lebih dari publik. Sebab, kata Hermawan, jejak rekam LSP selama ini sebagai spesialis petarung dalam ruangan.

“LSP itu kan spesialis aklamasi. Dalam catatan saya, dia pernah memenangi kontestasipemilihan ketua partai maupun ketua organisasi profesi  secara aklamasi baik di Jogjakarta maupun di Sultra. Nah, kontestasi pilkada itu bukan pertarungan dalam ruang. Oleh karena itu, LSP harus mempunyai persiapan yang cukup sebelum memutuskan maju,” sarannya.

Hermawan Sulistyo
Hermawan Sulistyo

Lebih lanjut penulis buku best seller “Tragedi Ladang Tebu di Madiun 1965” itu menyarankan LSP untuk menyiapkan tiga hal pijakan sebelum deklarasi. Tiga pijakan itu yakni basis massa sebagai angka dasar, finansial yang memadai serta partai politik sebagai pintu pencalonan pilkada.

“LSP kan sudah punya partai PPP, tinggal merangkul beberapa parpol lainnya untuk mencukupkan syarat minimal 20 persen kursi DPRD. LSP juga putra daerah tentu itu bisa dijadikan basis massa sebagai angka dasar. Kemudian kemampuan finansial, saya yakin LSP memiliki itu. Selain finansial pribadi, dia juga kan dekat banyak funding, tentu bukan perkara suli untuk mendapatkan itu,” tandasnya.

Hermawan menilai, LSP mampu melakukan tiga hal tadi, sehingga Hermawan meyakini LSP tidak sulit  memenangi pertarungan pilkada Muna Barat. “Jangan lupa, jiwa petarung seorang anak rantau yang sukses di negeri  orang, itu jauh mumpuni. LSP memiliki itu. Masa sih LSP bisa sukses menaklukan kerasnya kehidupan tanah Jawa, punya nama besar di Jogja lalu melempem di tanah kelahiran, rasanya mustahil.  Apalagi start pertama di tanah kelahiran, memimpin parpol sebesar PPP itu bukti bahwa LSP punya talenta kepemimpinan yang hebat,” paparnya.

Hermawan juga mengingatkan kepada LSP untuk rajin turun ke daerah menemui masyarakat. Sebab kata hermawan pola hubungan silaturahmi dan tegur sapa adalah sarana membangun simpati dan empati. Kata Hermawan strategi itu penting dilakukan dalam struktur sosial-kultural masayarakat pedesaan dan pesisir.

“Saya dengar topografi penduduk Muna Barat adalah multi-etnis dan gabungan antara petani, nelayan, dan pedagang. LSP harus memahami betul proto-type masyarakat yang akan ditemuinya. Saya juga percaya, LSP tahu apa yang harus dilakukan. Ibarat orang berwisata di Jogja, LSP tidak harus terus-terus menggunakan mobil mewah untuk menikmati indahnya suasana malam jalur Malioboro. LSP juga mesti sekali-sekali menggunakan delman atau becak, bahkan berjalan kakipun itu penting,” pungkasnya. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.