Selasa, 26 Oktober 21

Heran, Dilindungi PBB, Masjid Al-Aqsha Tetap Dikuasai Israel

Heran, Dilindungi PBB, Masjid Al-Aqsha Tetap Dikuasai Israel
* Dampak dari konflik Palestina yang tidak kunjung selesai.

Jakarta, Obsessionnews.com – Problem umat muslim dunia kini sedang tertuju di Palestina. Negara ini tidak habis-habisnya dilanda konflik permusuhan antara militan Hamas dengan Zionis Israel. Belakangan konflik kembali meletus setelah adanya aksi teror berupa penutupan Masjid Al-Aqsha oleh tentara Israel.

Masjid Al-Aqsha adalah salah satu dari tiga tempat suci di Yerusalem yang diakui sebagai warisan dunia, dan tercatat di resolusi UNESCO. Ia berada dalam perlindungan PBB. Namun, herannya saat terjadi teror di Al-Aqsha, dunia tidak ada yang berani menghukum Israel. Bahkan sampai terjadi banyak korban yang jatuh, Israel tidak bergeming.

“Al-Aqsha adalah masjid suci umat Islam dunia dan warisan budaya internasional berdasarkan resolusi UNESCO sehingga harus dilindungi dari aksi teror,” kata Abdul Kharis Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari melalui siaran pers, di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Kharis juga merasa heran, dunia jugas seolah diam melihat serangkaian teror. Ia mengatakan¬†Sebagai warisan budaya internasional, masjid itu tidak layak ditetapkan sebagai kawasan militer. “Apalagi tempat penganiayaan imam masjid, perampasan telepon, dan pengusiran jamaah shalat dari masjid tersebut,” kata dia.

Politikus PKS ini mengatakan, praktik Israel sejak 14 Juli 2017 sebagai tindakan biadab yang melarang rakyat Palestina shalat Jumat di masjid Al-Aqsha dan bahkan menganiaya. “Kami meminta kepada Pemerintah RI dapat mendesak OKI (Organisasi Negara-Negara Islam) menggelar sidang istimewa, bersatu menyelamatkan Masjid Al-Aqsha dari aksi teroris Israel,” kata dia.

Kharis juga meminta Presiden RI melalui OKI untuk mendesak PBB menghapus sepenuhnya praktik penjagaan berlebihan di komplek Masjid Al- Aqsha seperti detektor logam, CCTv, dan penjagaan tentara Israel yang disertai perilaku respresif.

Ia juga meminta Pemerintah RI mendesak Dewan Keamanan PBB secara aklamasi menyusun resolusi untuk menyelamatkan dan melindungi Al Aqsha. Terutama OKI sebagai wadah menyatunya umat Islam dunia. Nyata-nyata sampai saat ini peran OKI dinilai lemah dalam menangani konflik di Palestina dan negara-negara Timteng.

“Dibutuhkan resolusi yang dapat dieksekusi, dan dihormati Israel, bukan resolusi yang lemah,” kata Kharis. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.