Kamis, 4 Maret 21

Hentikan Reklamasi, Anies Tak Takut Pemerintah Pusat

Hentikan Reklamasi, Anies Tak Takut Pemerintah Pusat
* Anies Baswedan bersama sutradara dan para pemain film Mencintai Indonesia Tanpa Syarat. (Foto: Sutanto/Obsession Media Group).

Jakarta, Obsessionnews.com – Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan dirinya punya komitmen untuk menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta apabila terpilih sebagai gubernur dalam Pilkada 2017 mendatang.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini bahkan mengaku tidak takut apabila kebijakannya nanti berlawanan dengan kebijakan pemerintah pusat, di mana pemerintah pusat setuju reklamasi diteruskan.

“Nggak, ngggak apa-apa itu,” ujar Anies saat berkunjung di kantor Obsession Media Group (OMG) Jl. Kedondong 161 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016) malam.

Kedatangan Anies di kantor OMG untuk menghadiri workshop film Mencintai Indonesia Tanpa Syarat. 

Selebihnya Anies tidak memberikan komentar banyak soal proyek reklamasi yang kini masih mendapat penolakan dari warga khususnya mereka yang berada di pesisir Jakarta.

Menghentikan proyek reklamasi menjadi salah satu dari 23 janji Anies beserta calon wakilnya, Sandiaga Uno, bila terpilih. Menurutnya, reklamasi perlu dihentikan untuk menjaga lingkungan dan ekosistem laut sehingga kesejahteraan para nelayan tetap terjamin.

“Menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir dan segenap warga Jakarta,” begitu salah satu dari 23 janji Anies-Sandiaga.

anies-di-kantor-omg

Selain menghentikan proyek reklamasi, duet Anies-Sandi juga berjanji akan merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun).

Kartu ini juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B dan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren dan kursus ketrampilan serta dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu.

Anies-Sandi juga akan merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat Plus. Fasilitas KJP Plus akan ditambahkan untuk para guru mengaji, pengajar Sekolah Minggu, penjaga rumah ibadah, khatib, penceramah dan pemuka agama.‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.