Minggu, 19 September 21

Hentikan Polemik Terkait dengan Agama Baha’i

Hentikan Polemik Terkait dengan Agama Baha’i
* Zainut Tauhid Sa'adi. (Foto: dok. pribadi)

Oleh: Zainut Tauhid Sa’adi, Wakil Menteri Agama RI, dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat

Sebaiknya polemik terkait dengan agama Baha’i dihentikan karena dinilai sudah tidak proporsional. Isunya juga sudah melebar ke mana-mana.

Apa yang disampaikan oleh Menteri Agama hendaknya tidak ditafsirkan secara berlebihan. Saya melihat apa yang beliau sampaikan merupakan bagian dari kewajiban konstitusional yang melekat sebagai pejabat negara yang mengharuskan memberikan pelayanan kepada semua warga negara, tanpa pengecualian. Sehingga dimohon kepada semua pihak untuk bisa mendudukkan masalah ini secara proporsional.

Kementerian Agama terus mengembangkan dan menyosialisasikan penguatan moderasi beragama yang tujuannya tak lain untuk menghadirkan keharmonisan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Moderasi beragama tidak akan dapat tercipta tanpa prinsip adil dan berimbang.

Penguatan moderasi beragama diperlukan sebagai strategi kebudayaan kita dalam merawat keindonesiaan. Sebagai bangsa yang sangat heterogen, sejak awal para pendiri bangsa sudah berhasil mewariskan satu bentuk kesepakatan dalam berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang telah nyata berhasil menyatukan semua kelompok agama, etnis, bahasa, dan budaya.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.