Rabu, 1 Desember 21

Hendrajit: Ucapan Dhani Bertentangan dengan Roh Al-Quran

Hendrajit: Ucapan Dhani Bertentangan dengan Roh Al-Quran
* Pengamat geopolitik dari The Global Future Insitute, Hendrajit.

Jakarta, Obsessionnews.com – Video orasi Ahmad Dhani yang menghujat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam demonstrasi bela Islam di depan Istana Presiden, Jakarta, Jumat (4/11/2016), terus menuai kecaman.

Pengamat geopolitik dari The Global Future Institute, Hendrajit, mengatakan ia bersimpati pada aksi 4 November yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang diduga menghina Islam dan Al-Quran diproses secara hukum. Namun, ia mengecam orasi Dhani.

“Saya mengecam keras ucapan kasar dari Ahmad Dhani, karena tidak selaras dengan watak dari aksi damai tersebut yang bersifat santun. Dan bertentangan dengan roh Al-Quran yang menjadi dasar digelarnya aksi damai bela Islam,” kata Hendrajit ketika dihubungi Obsessionnews.com, Selasa (8/11).

Ahmad Dhani berorasi dalam aksi bela Islam di depan Istana Presiden, Jakarta, Jumat (4/11/2016). (Foto: Edwin B/Obsessionnews.com)
Ahmad Dhani berorasi dalam aksi bela Islam di depan Istana Presiden, Jakarta, Jumat (4/11/2016). (Foto: Edwin B/Obsessionnews.com)

Dalam demo 4 November itu Dhani berorasi dengan penuh semangat. Musisi yang juga calon Wakil Bupati Bekasi pada Pilkada 2017 ini mengecam Jokowi yang tidak menghargai ulama dan habib.

https://www.youtube.com/watch?v=SK0k0sM7x64

Berikut orasi Ahmad Dhani dalam video yang beredar di media sosial dan menjadi viral:

“Presiden benar-benar tak menghargai habib dan ulama. Saya sedih sekali dan menangis punya presiden yang tak menghargai habib dan ulama.

Ingin saya katakan anj*** tapi tidak boleh. Ingin saya katakan ba**. Ulama-ulama merupakan penerus Nabi Muhammad SAW, duduk di sini tidak diterima oleh presiden.

Ingin saya katakan presidennya anj*** tapi tidak boleh. Apa salah umat Islam kepada presiden sehingga menghina kita sedemikian rupa.

Pidato Dhani yang diduga menghina Jokowi tersebut tentu saja membuat berang para pendukung Jokowi yang tergabung dalam Laskar Rakyat Jokowi (LRJ). Mereka melaporkan Dhani ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin (7/11) dini hari.

“Kami (LRJ) dan Projo merasa Ahmad Dhani telah melecehkan dan menghina presiden pada saat dia berorasi di demo 4 November dengan kata-kata tidak senonoh,” ujar Ketua Umum LRJ, Riano Oscha, seperti dikutip Obsessionnews.com dari sebuah media online, Senin.

Riano menilai tak pantas rasanya orang yang mengaku intelektual seperti  Dhani mengeluarkan kata-kata tidak senonoh kepada kepala negara di muka umum.

“Kami relawan Jokowi-JK merasa ucapan Ahmad Dani ini sudah keterlaluan. Masyarakat bisa menilai sendiri betapa tidak pantas seorang yang mengaku intelektual mengeluarkan kalimat-kalimat seperti itu,” ucap dia.

Sementara itu Dhani membantah telah menghina Jokowi. Dia mengatakan video yang dilaporkan relawan Jokowi ke polisi adalah video editan.

“Hari ini pukul 16.00 WIB saya ke Polda, kita akan melaporkan Projo yang kita duga melaporkan saya dengan bukti palsu,” kata Ahmad Dhani kepada detikcom, Senin (7/11).

Dhani mengaku memiliki video yang asli, dan nanti akan dibandingkan dengan video yang dilaporkan oleh relawan Jokowi.

“Jelas kita akan melaporkan karena mereka menggunakan bukti palsu. Pasalnya sedang dicari,” katanya.

Berita tentang video Dhani sejak kemarin hingga Selasa (8/11) menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia hari ini hingga pukul 09.28 WIB berita tersebut dicari lebih dari 50.000 kali. (@arif_rhakim)

Baca Juga:

Orasi Dhani Cederai Aksi Damai Bela Islam

Dhani Dinilai Tak Pantas Hina Jokowi

Diduga Hina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi

Dhani Dinilai Tidak Pantas Maju di Pilkada Bekasi

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.