Kamis, 11 Agustus 22

Heli Kecelakaan, Bos Leicester City Tewas

Heli Kecelakaan, Bos Leicester City Tewas

Vichai Srivaddhanaprabha, pemilik sekaligus chairman Leicester City, telah dikonfirmasi termasuk di antara lima korban tewas dalam tragedi kecelakaan helikopter di King Power Stadium.

Sebagaimana diketahui, insiden tragis ini terjadi tak lama setelah The Foxes bermain imbang kontra West Ham United, Sabtu (27/10) lalu. Para saksi yang melihat kejadian menuturkan, helikopter berputar-putar setelah lepas landas sebelum akhirnya jatuh.

“Dengan penyesalan mendalam dan berat hati kami mengonfirmasikan bahwa chairmankami, Vichai Srivaddhanaprabha, termasuk di antara mereka yang secara tragis kehilangan nyawanya pada Sabtu malam saat helikopter yang membawanya dan empat orang lain jatuh di luar King Power Stadium. Tak satu pun dari lima orang di dalam helikopter selamat,” demikian rilis resmi Leicester.

Kepolisian Leicestershire juga mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar duka ini.

“Lima orang berada di dalam helikopter saat insiden ini terjadi. Meski identifikasi formal belum dilakukan, mereka diyakini adalah chairman Leicester City Football Club Vichai Srivaddhanaprabha, dua anggota stafnya, Nursara Suknamai dan Kaveporn Punpare, pilot Eric Swaffer, serta penumpang Izabela Roza Lechowicz,” demikian konfirmasi pihak berwenang.

“Kepolisian telah bekerja untuk memastikan semua kerabat korban mendapat informasi ini terlebih dahulu sebelum diumumkan kepada publik.”

Miliarder Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha membeli klub itu pada 2010 seharga £39 juta (sekitar Rp800 miliar). (BBC)

Srivaddhanaprabha, yang membeli Leicester pada 2010, merupakan sosok yang sangat populer di klub tersebut setelah membawa The Foxes meraih supremasinya secara fenomenal, yakni juara Liga Primer Inggris musim 2015/16.

Para suporter pun berbondong-bondong memberikan tribut kepada pebisnis kaya raya asal Thailand tersebut sejak Minggu pagi dalam suasana khidmat di luar King Power Stadium.

Sementara, kronologi kecelakan ini telah dipaparkan oleh beberapa saksi. Salah satunya mendengar bahwa mesin seperti gagal bekerja dan mengeluarkan suara yang sangat brisik.

“Mesin berhenti dan saya memerhatikan, terdengar suara mendesing, seperti suara yang sangat memekik,” ujar fotografer Ryan Brown kepada Radio Leicester .

“Helikopter tiba-tiba saja mati, saya berpaling dan helikopter itu berputar-putar di luar kendali. Dan kemudian ada suara ledakan besar dan bola api besar.”

Srivaddhanaprabha meninggalkan tiga orang anak, termasuk Aiyawatt Srivaddhanaprabha yang merupakan wakil chairman Leicester. Belum diketahui siapa yang akan mengambil alih klub menyusul kematian tragis sang pemilik. (goal.com/red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.