Kamis, 9 Desember 21

Heboh Putri Fadli Zon, Setjen DPR Ngaku Salah Teknis

Heboh Putri Fadli Zon, Setjen DPR Ngaku Salah Teknis

Jakarta, Obsessionnews – Sekretaris Jenderal DPR RI Winantuningtyas Titi Swasanany mengaku ada kesalahan teknis terkait keberangkatan putri Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Shafa Sabila Fadli ke New York, Amerika Serikat yang mendapat pendampingan khusus dari KBRI.

Win menjelaskan, surat permintaan pendampingan untuk anak Fadli Zon yang ada di surat faksimile dari Setjen DPR RI yang dikirimkan kepada KBRI WashingtonDC dan KJRI New York, itu karena berasal dari template surat yang biasa digunakan oleh KSAP kepada KBRI dan KJRI di luar negeri untuk kepentingan anggota dewan.

“Template surat itu untuk kepentingan dinas Anggota Dewan, karena sudah Jumat (10 Juni 2016) sore, sedangkan putri Pak Fadli Zon berangkat ke AS itu Sabtu (11 Juni 2016) dini hari, pukul 00.40 WIB. Kemudian dipakai template surat yang dirasa kurang pas, yakni masih ada kata ‘pendampingan’,”‎ kilah Win di DPR, Jumat (1/7/2016).

Kata-kata pendampingan itu mengacu kepada ‎korp surat ketika Anggota Dewan menghadiri konferensi internasional di luar negeri, dalam rangka melaksanakan diplomasi parlemen. Sudah lazim setiap Anggota Dewan menghadiri konferensi internasional selalu didampingi pejabat dari KBRI.

“Oleh karena itu, format surat faksimile-nya menjadi seperti itu. Ini yang kemudian terburu-buru, template surat yang terpilih adalah yang menggunakan kata pendampingan. Padahal sudah jelas, penyelenggara kursus singkat ini melarang adanya pendampingan. Ini ada kesalahan teknis,” kilahnya pula.

Menurut Win, mestinya surat tersebut cukup dengan permintaan penjemputan bukan pendampingan. Sebab, putri Fadli Zon bukanlah anggota dewan. ‎ Ia mengakui memang Fadli sendiri meminta kepada pihak Setjen DPR untuk berkirim surat ke KBRI di New York. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.