Jumat, 13 Desember 19

Hebat! Pariwisata di Belitung Jadi Sumber Mata Pencaharian Baru Masyarakat Setempat

Hebat! Pariwisata di Belitung Jadi Sumber Mata Pencaharian Baru Masyarakat Setempat
* Kapal wisata milik masyarakat Pulau Belitung yang dipakai untuk menuju spot-spot wisata di Belitung. (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Berlibur ke destinasi wisata Belitung merupakan pilihan yang tepat bagi para wisatawan yang gemar berpetualang di dunia laut. Pasalnya daya tarik laut, pantai, serta keindahan bawah lautnya menjadi perpaduan serasi sehingga menjadi magnet utama bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

Seperti Pulau Lengkuas, Pulau Batu Garuda, dan Pulau Kepayang. Tiga pulau tersebut yang ditawarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kepada para wisatawan Singapura melalui Fam Trip. Hebat!

Untuk mengelilingi lokasi wisata pulau di Belitung, wisatawan perlu menyewa kapal wisata yang khusus diperuntukkan untuk itu. Harganya bervariasi, tergantung jenis dan besarnya.

Destinasi wisata di Belitung. (Foto: Dok Kemenparekraf)

Wisata keliling pulau biasanya diawali dengan kunjungan ke Pulau Batu Garuda. Wisatawan bisa berfoto dengan memanfaatkan latar belakang batu yang membentuk burung garuda. Pengambilan foto dilakukan dari kepala perahu sehingga menghasilkan foto yang sangat menarik.

Selanjutnya, wisatawan juga mengunjungi Pulau Lengkuas. Dikatakan demikian karena lidah warga setempat kesulitan menyebut long house, yakni rumah panjang atau bangunan mercusuar yang merupakan ikon pulau tersebut. Wisata di Pulau Lengkuas sangat menyenangkan, karena selain menikmati suasana santai di sekitarnya, wisatawan juga bisa berfoto di sekitar bebatuan menghasilkan foto instagramable.

Masih di perairan Belitung, lokasi wisata selanjutnya, yakni spot snorkling yang terdapat di kawasan Pulau Lengkuas. Lokasi yang dipilih memiliki kedalaman sekitar 2,5 meter serta memiliki pemandangan bawah laut yang indah seperti terumbu karang dan berbagai jenis ikan.

Salah satu usaha masyarakat Pulau Belitung untuk menarik para wisatawan. (Foto: Dok Kemenparekraf)

Mengakhiri perjalanan wisata, rombongan Fam Trip Kemenparekraf bersantap siang di restoran lokal Pulau Kepayang. Ini merupakan satu-satunya restoran yang terdapat di daerah sekitar itu. Makanan yang disajikan merupakan menu khas hidangan laut seperti udang, kepiting, cumi, dan lain-lain.

Sebagian besar wisatawan yang datang adalah keluarga, baik yang berjumlah hanya dua orang maupun lebih dari lima orang. Biasanya mereka menggunakan jasa tur travel untuk mengatur perjalanan dan kegiatan wisata mereka selama di Belitung.

Bagi penduduk setempat, berkembangnya pariwisata di Belitung menjadi sumber mata pencaharian baru. Seperti berkembangnya usaha tour dan travel, penyewaan perahu wisata, hingga maraknya penjual perlengkapan wisata pantai, termasuk topi maupun casing plastik untuk handphone.

“Ini yang saya sebut bahwa kegiatan wisata mempengaruhi perekonomian masyarakat sekitar. Lihat wanita itu, dia memanfaatkan kedatangan wisatawan untuk menjajakan dagangannya,” ujar VITO perwakilan Singapura untuk Kemenparekraf Sulaiman Bin Shehdek dalam keterangan tertulis Kemenparekraf yang diterima obsessionnews.com, Senin (2/12/2019).

Dia melanjutkan, pariwisata memiliki pengaruh ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar. Untuk itu, kedatangan wisatawan ke sebuah destinasi harus terus ditingkatkan sehingga kegiatan pariwisata di sana tetap terjaga dan perekonomian masyarakat yang terbantu oleh pariwisata pun terus meningkat. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.