Senin, 16 Desember 19

Hebat! Mobil Tanpa Kemudi Minggir Sendiri Jika Sopir Ngantuk

Hebat! Mobil Tanpa Kemudi Minggir Sendiri Jika Sopir Ngantuk
* Mobil swakemudi. (BBC)

Apa yang terjadi ketika kita tertidur saat kendarai mobil swakemudi (tanpa kemudi)?

Banyak negara dan juga pabrikan mobil yang tengah menguji coba mobil swakemudi, mobil yang bisa berjalan sendiri tanpa kontrol manusia.

Di Inggris mobil swakemudi, kadang juga disebut mobil otonom, diperkirakan masuk ke pasar pada 2021.

Saat ini, regulator, pabrikan, badan penelitian, perguruan tinggi, lembaga konsumen dan asuransi tengah menyiapkan teknologi dan peraturan yang ditujukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan ketika mobil swakemudi benar-benar boleh dipakai di jalan.

Termasuk mengantisipasi apa yang terjadi jika pengemudi tiba-tiba saja tertidur.

Para pengembang mobil swakemudi mengatakan, jika itu terjadi maka mobil secara otomatis akan mengingatkan sopir untuk mengambil alih kendali.

Jika itu tidak terjadi, maka kendaraan akan melambat dan akhirnya berhenti.

Namun pihak asuransi tidak puas dan ingin ada perubahan karena bisa berhenti saja tidak cukup. Bagaimana jika mobil berhenti di tengah jalan yang ramai? Bukankah ini membuka kemungkinan tertabrak oleh kendaraan dari belakang?

Atau bagaimana jika berhenti di jalan tol, di mana mobil-mobil biasanya melaju dalam kecepatan tinggi?

Berawal dari kekhawatiran ini, Thatcham Research, badan penelitian yang didirikan konsorsium asuransi kendaraan di Inggris, mendesak agar mobil swakemudi berhenti di pinggir jalan atau di luar jalur utama di jalan raya ketika sopir tertidur.

Tinggalkan jalan yang ramai
Matthew Avery, peneliti Thatcham Research, mengatakan setiap mobil swakemudi harus dilengkapi peranti yang bisa memonitor sopir apakah ia terjaga dan mengawasi kendaraan atau tidak.

“Jika ternyata sopir abai, tidak mengawasi kendaraan yang tengah melaju, maka sistem secara otomatis akan mengeluarkan peringatan verbal. Dengan kata lain, mobil akan membangunkan sopir,” kata Avery.

Thatcham Research sudah mengembangkan sistem yang memungkinkan mobil akan mencari tempat yang aman untuk berhenti jika sopir tidak juga bangun.

Dalam uji coba yang dilakukan, mobil melambat dan berhenti di pinggir jalan, di lokasi yang bebas dari lalu-lalang kendaraan.

Avery mengatakan proposal yang diusulkan pabrikan bahwa mobil akan berhenti ketika sopir tertidur sama sekali tidak mencukupi.

“Mobil harus meninggalkan jalur sibuk dan mencari tempat yang aman untuk berhenti,” katanya.

Kalau ini tidak bisa diwujudkan, ia memperkirakan akan banyak terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh mobil swakemudi yang berhenti di tengah jalan. (*/BBC)

Sumber: BBC Magazine

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.