Senin, 3 Oktober 22

Hasto: Penunjukan Budi Gunawan Jadi Kapolri Sudah Tepat

Hasto: Penunjukan Budi Gunawan Jadi Kapolri Sudah Tepat

Jakarta -‎ Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menilai keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Komjen Budi Gunawan. Sebagai Kapolri menggantikan Jendral Sutarman adalah keputusan yang tepat.

“Budi Gunawan adalah sosok yang punya kemampuan profesional yang besar,” kata Hasto, di Jakarta, Sabtu (10/1/2015).

Menurut Hasto, Jokowi memilih Gunawan juga wajar meski Gunawan sendiri pernah ‎menjadi ajudan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati
Soekarnoputri. Kebijakan seperti kata Hasto juga pernah dilakukan oleh ‎Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dimana saat itu ia pernah  memilih Pramono Edhie yang juga bekas ajudan Megawati, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“Pramono Edhie jadi KSAD wajar saja kalau tempatkan orang yang sudah dikenal. baik jadi ada kesamaan visi-misi,” jelas Hasto.

Meski demikian, Hasto mengatakan Gunawan akan tetap  melewati serangkaian fit and proper tes di DPR, meski presiden telah menunjuknya sebagai calon Kapolri.‎ Karena langkah itu bagian dari syarat yang harus terpenuhi oleh calon Kapolri.

Sebelumnya Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah menyaring empat jenderal bintang tiga yang diajukan Kompolnas ke Presiden Jokowi.  Selain Gunawan ada nama lain seperti Irwasum Komjen Dwi Priyatno angkatan ’82, Kabaharkam Komjen Putut Bayuseno angkatan angkatan ’84, dan Kabareskrim Komjen Suhardi Aliyus angkatan ’85.

Banyak pihak yang meminta sebelum Jokowi menunjuk calon Kapolri, Presiden lebih dulu menyerahkan nama-nama calon tersebut ke KPK, PPATK, dan Komnasham untuk ditelusuri rekam jejaknya. Namun, Jokowi ternyata tidak melakukan hal itu. (Abn)

Related posts