Selasa, 6 Desember 22

Hasil Survei Kedai KOPI: Elektabilitas Ahok Masih di Atas Yusril

Hasil Survei Kedai KOPI: Elektabilitas Ahok Masih di Atas Yusril
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan keterangan kepada wartawan seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (12 /4/2016). (Foto; Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Januari 2016 adalah 43,25%. Pada Februari 2016 terjadi peningkatan menjadi 43,5%, Maret 2016 meningkat tajam menjadi 51,80% dan April 2016 pasca pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  elektabilitasnya turun  menjadi 45,50%.

Meski demikian, menurut hasil survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI), elektabilitas Ahok masih mengungguli para bakal calon gubernur lainnya di Pilgub DKI Jakarta 2017. Siaran pers Kedai KOPI  Senin (25/4/2016) menyebutkan elektabilitas Ahok masih di atas Yusril Ihza, Adhyaksa Dault, Sandiaga Uno, Susi Pudjiastuti, Abraham Lunggana, Ahmad Dhani, Moeldoko, Teguh Santosa, M Idrus, Djarot Syaiful Hidayat, dan Marco Kusumawijaya.

Survei tersebut dilakukan di 5 wilayah DKI Jakarta pada 18-21 April 2016, dan melibatkan 400 responden di 40 kelurahan. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Seperti diketahui KPK memanggil Ahok untuk dimintai keterangan terkait pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras yang diduga merugikan negara sebesar Rp191,33 miliar pada Selasa (12/4/2016).

Lawan-lawan politiknya berharap setelah diperiksa KPK Ahok memakai rompi orange atau rompi tahanan KPK. Jika ditahan KPK tentu Ahok tak bisa maju di Pilgub DKI 2017. Namun, harapan tinggal harapan. Para lawan politik Ahok gigit jari, karena Ahok tak ditahan. Selama 12 jam di Gedung KPK, Ahok mengaku diajukan 50 pertanyaan oleh tim penyelidik.

Ahok menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai wakilnya di Pilgub DKI 2017 melalui jalur independen atau nonpartai. Duet Ahok-Heru yang diusung  relawan Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3) lalu. Untuk itu Ahok-Heru membutuhkan dukungan sejuta KTP. Gerakan penggalangan sejuta KTP dilakukan oleh Teman Ahok sejak Jumat (11/3).

Hingga Minggu  (24/4) Teman Ahok telah mengumpulkan 673.176 KTP. Jumlah KTP ini melampui persyaratan minimum dari KPU yang menetapkan calon independen di Pilkada DKI didukung minimum 532.000 KTP.

Kendati demikian  Teman Ahok  tetap bekerja  mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Alasannya apabila ada KTP yang diverifikasi KPUD DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok. (arh, @arif_rhakim)

Baca Juga:

Dirut RS Sumber Waras Bela Ahok

Diminta BPK Batalkan Beli Lahan RS Sumber Waras, Ahok Tolak

Terkait RS Sumber Waras, DPRD DKI Laporkan Ahok ke KPK

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.