Senin, 18 Oktober 21

Hasil Sama Persis Liverpool Tapi Mengapa Chelsea di Puncak Klasemen?

Hasil Sama Persis Liverpool Tapi Mengapa Chelsea di Puncak Klasemen?
* Chelsea vs Liverpool. (The Analyst)

Berakhirnya pekan kelima Liga Primer Inggris musim 2021/22 ditandai catatan langka, dengan Chelsea, Liverpool, dan Manchester United memiliki poin yang sama: 13 poin dari lima pertandingan.

Bukan karena urutan abjad, The Blues berhak memuncaki klasemen sementara berkat aturan baru Liga Primer.

Namun, The Blues dan The Reds yang berhak menempati posisi dua besar, karena selisih gol mereka (11) lebih baik dari pada United (sembilan) setelah nama pertama mengalahkan Tottenham Hotspur 3-0, Minggu (19/9/2021) dan nama kedua menundukkan Crystal Palace dengan skor yang sama, Sabtu (18/9).

Lantas mengapa pasukan Thomas Tuchel yang berhak memuncaki klasemen alih-alih Liverpool? Jawabannya tidak sesederhana urutan abjad.

Sama persis
Chelsea dan Liverpool memilikin catatan memasukan dan kemasukan gol yang sama persis, dengan merobek jala lawan 12 kali dan sekali kebobolan.

Hasil yang mereka torehkan pun sama persis, bahkan dari laga per laga. Lucunya, kedua tim sama-sama bertanggung jawab atas gol kemasukan masing-masing saat mereka bermain imbang pada pekan ketiga.

PekanChelseaLiverpool
13-0 vs Crystal Palace3-0 vs Norwich City
22-0 vs Arsenal2-0 vs Burnley
31-1 vs Liverpool1-1 vs Chelsea
43-0 vs Aston Villa3-0 vs Leeds United
53-0 vs Tottenham Hotspur3-0 vs Crystal Palace

“Jika lebih dari satu klub finis dengan jumlah poin yang sama, posisi mereka di klasemen Liga Primer ditentukan oleh selisih gol, lalu jumlah memasukkan gol. Jika masih identik, mereka akan diberi peringkat yang sama,” tulis situs resmi Liga Primer.

Merujuk pernyataan tersebut, maka Chelsea dan Liverpool seharusnya dianggap memuncaki klasemen sementara bersama-sama.

Tetapi sejak musim 2019/20, EPL memperkenalkan aturan baru yang membuat Cesar Azpilicueta cs unggul.

Aturan tersebut menimbang head-to-head klub yang bersengketa jika klub tersebut masih berebut gelar, tiket Eropa, atau bertarung di zona degradasi.

Liga Primer menulis di laman resmi mereka: “Jika dua klub atau lebih finis setara di klasemen saat memperebutkan gelar atau kualifikasi Eropa, atau pada pertarungan degradasi, catatan head-to-head akan digunakan untuk memisahkan mereka.”

Mengingat hasil terakhir antara Chelsea dan Liverpool berakhir sama kuat, maka gol tandang menjadi pembeda selanjutnya.

“Jika klub tersebut masih tak bisa dipisahkan, tim yang mencetak gol tandang lebih banyak dalam catatan head-to-head akan mendapatkan peringkat yang lebih tinggi.”

Chelsea praktis unggul gol tandang dan berhak ke puncak mengingat pertarungan antara kedua tim baru berjalan sekali dan digelar di Anfield, kandang Liverpool.

Apa yang terjadi jika masih setara?
Jika; (1) jumlah poin, (2) selisih gol, (3) gol yang dicetak, (4) poin head-to-head, (5) gol tandang head-to-head masih juga tak bisa menjadi pembeda, maka klub yang bersengketa akan melakoni laga play-off tambahan di stadion netral dengan format, waktu, dan tempat yang akan ditentukan oleh Dewan Liga Primer. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.