Senin, 17 Juni 19

Hasil Autopsi Harun Kena Peluru dari Lengan Kiri Tembus ke Dada

Hasil Autopsi Harun Kena Peluru dari Lengan Kiri Tembus ke Dada
* Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol dr Musyafak. (Foto: Kompas)

Jakarta, Obsessionnews.com – Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, telah melakukan autopsi untuk mengungkap kematian remaja bernama Harun Rasyid (15). Dari hasil autopsi disebutkan Harun mati karena luka tembak saat kerusuhan pada Rabu (22/5/2019).

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol dr Musyafak mengatakan, Harun tewas akibat luka tembak dari lengan kiri tembus ke dada.

“Sudah keluar, hasil autopsinya luka tembak. Luka tembak dari lengan kiri atas, ya dari lengan kiri menembus ke dada,” kata Musyafak saat dikonfirmasi, Kamis (30/5/2019).

Namun Musyafak tidak bisa memastikan apakah peluru yang melukai tubuh Harun adalah peluru karet atau peluru tajam. Untuk mengetahui hal itu kata dia, menjadi wewenang Puslabfor Polri.

Ia menyebutkan, RS Polri masih menunggu permintaan hasil autopsi dari penyidik guna kepentingan investigasi penyebab kematian Harun.

“Kami bukan menyerahkan. Selama belum ada permintaan ya, kita kan enggak tahu, menunggu penyidik,” ujar Musyafak.

Sebelumnya Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polri masih menginvestigasi penyebab kematian Harun Rasyid. Harun ditemukan tergeletak di jembatan Slipi saat terjadi kerusuhan.

“Menunggu hasil tim investigasi bersama dulu karena harus ada autopsinya,” kata Dedi, Rabu (29/5/2019).

Pihak keluarga Harun meyakini bocah malang itu tewas karena terbunuh. Sebab, orang tua tahu kondisi anaknya saat itu sehat tidak lagi sakit. Ayah Harun akan menuntut kematian anakknya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.